Breaking News:

Satgas Covid-19 Nganjuk Lakukan Pencegahan Penyebaran Corona Pasca Keluar dari Zona Merah

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk semakin intensif melakukan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan (Prokes)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Achmad Amru Muiz
Penegakan penerapan protokol kesehatan di Nganjuk 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk semakin intensif melakukan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona lebih mendalam di Kabupaten Nganjuk yang masih terus mengalami peningkatan kasus positif Corona meski sudah keluar dari zona merah.

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadi Agung Prathama menjelaskan, pihaknya konsentrasi penuh dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk serta elemen masyarakat. Ini dikarenakan Kabupaten Nganjuk jangan sampai kembali masuk zona merah dengan angka kasus positif Corona yang meningkat tajam.

Baca juga: Lion Air Beberkan Keunggulan Pesawat Airbus 330-900NEO, Dapat Menampung 436 Kursi Penumpang

"Ini perlu tindakan dan kerjasama dengan semua pihak, termasuk masyarakat untuk mendukung langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Harviadi Agung Prathama ditengah blusukan membagikan masker di Pasar Warujayeng Nganjuk, Selasa (2/2/2021).

Dijelaskan Harviadi, sejumlah langkah yang bisa dilakukan warga dengan menerapkan prokes yakni menjalankan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak). Dimana dengan menjalankan 3M tersebut diharapkan bisa memutus mata rantai penularan virus corona di Kabupaten Nganjuk.

"Untuk itu, kami beserta jajaran Kepolisian hingga tingkat Polsek tak lelah untuk selalu sosialisasi dan mengedukasi warga agar patuh terhadap Prokes, karena itu demi kesehatan dan keselamatan warga sendiri," ucap Harviadi.

Memang, diakui Harviadi, pihaknya melihat masyarakat di tempat umum seperti pasar dan di jalan raya memiliki potensi tertular Covid-19 cukup tinggi. Namun aktifitas terutama di pasar tersebut harus dijaga untuk tetap berjalan dengan normal karena menyangkut aktifitas vital perekonomian warga.

"Makanya, kami berupaya keras menyadarkan dan mengajak warga di pasar baik sebagai pengunjung ataupun pedagang untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak serta mencuci tangan dengan baik. Karena hanya dengan melaksanakan hal itu terjadinya kluster penularan virus corona bisa dicegah," tutur Harviadi. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved