Breaking News:

Sebanyak 656 Nakes dan Dirut RSUD di Magetan Jalani Vaksin Sinovac

Seluruh karyawan RSUD dr Sayidiman, Kabupaten Magetan sebanyak 656 orang, termasuk Direktur Utama, menjalani vaksinasi Sinovac, Beijing, China.

freepik.com
Ilustrasi vaksin Corona atau Covid-19 di Magetan 

Reporter: Doni Prasetyo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Seluruh karyawan RSUD dr Sayidiman, Kabupaten Magetan sebanyak 656 orang, termasuk Direktur Utama, menjalani vaksinasi Sinovac. Proses vaksin untuk tenaga kesehatan dan Dirut ini selesai hingga dua pekan mendatang.

Vaksin Sinovac tahap pertama tiba di Magetan beberapa hari lalu, sesuai rencana vaksin untuk naker ini selesai sesuai yang direcanakan. Tujuan vaksinasi kepada Nakes ini untuk mempercepat penanganan sekaligus pencegahan penyebaran Covid-19.

Menurut Koordinator Pelaksana Vaksinasi RSUD dr Sayidiman, Magetan Deny Setyorini, Kabupaten Magetan yang saat ini masuk zona merah bahaya penyebaran Covid-19, lantaran angka warga yang terjangkiti Covid-19, mencapai 1858 orang ini.

"Vaksinasi kepada Nakes sebanyak 656 orang itu sesuai yang diajukan dan dijadwalkan,  terdiri dari perawat kesehatan, dokter dan Dirut,"kata Deny Setyorini.

Baca juga: PPKM di Ponorogo Berjalan Lebih dari Sepekan, Bupati: Efektivitas Pembatasan Kegiatan 60-70 Persen

Dijelaskan Deny Setyorini, vaksinasi Covid-19 Sinovac kepada nakes dan Dirut RDUD dr Sayidiman itu pelaksaannya dilakukan secara bertahap

" Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini diperkirakan selesai hingga 10 hari kedepat. Sampai saat ini Nakes yang sudah di vaksin sebanyak 260 orang dari perawat dan tenaga kesehatan (Nakes).

Dengan selesainya program vansinasi kepada Nakes RSUD dr Sayidiman ini, diharapkan mereka sebagai garda terdepan menangani pasien Covid 19 ini bisa merasa aman, nyaman karena tubuhnya sudah kebal Covid-19.

Sebelumnya RSUD dr Sayidiman Magetan sempat dilakukan lockdown selama hampir dua pekan  ini setelah puluhan perawatnya terjangkiti Covid 19 ini akibat RSUD ini menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Seperti diberitakan, pemerintah pusat mempercepat pendistribusian vaksin Sinovac Covid 19 buatan Beijing, China ini ke daerah, untuk segera mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (Cavid 19)

"Pemerintah pusat mempercepat pendistribusian Vaksin ke Daerah itu, agar penanganan, sekaligus pencegahan penyebaran Covid 19 segera bisa teratasi,"pungkas Deny Setyorini. (tyo).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved