Breaking News:

PNS Pemkab Sumenep Jadi Tersangka dan Resmi Ditahan, Terancam Dipecat

Oknum PNS Pemkab Sumenep yang statusnya jadi tersangka dalam kasus penganiayaan warga sipil kini terancam dipecat

Ilustrasi penganiayaan di Madura 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Oknum PNS Pemkab Sumenep yang statusnya jadi tersangka dalam kasus penganiayaan warga sipil kini terancam dipecat.

Oknum PNS tersebut menjabat Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Subiyakto resmi ditahan oleh Satreskrim Polres Sumenep pada hari Rabu (3/2/2021).

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manuasi (BKPSDM) Sumenep, Abd Madjid mengatakan dengan tegas pemberian sanksi akan diberikan pada semua ASN yang dinyatakan melanggar aturan.

PPKM Jilid 2 di Gresik Disebut Efektif, Plt Bupati Ungkapan Alasannya

Termasuk Subiyakto katanya, yang sudah ditetapkan jadi tersangka pada tanggal 22 Januari 2021 dan resmi jadi tahanan polisi.

Namun kata Abd Madjid, pemberian sanksi bagi semua ASN di lingkunhan Pemkab Sumenep baru bisa diproses setelah ada pemberitahuan secara resmi  dari pihak kepolisian.

"Sebelum ada surat resmi dari pihak polres, belum bisa diproses," kata Abd Madjid, Jumat (5/2/2021).

Pihaknya mengaku, jika sampai saat ini dalam kasus yang menyeret Subiyakto akibat aniaya korban Alwi Bil Faqih (29) belum ada surat resmi pemberitahuan dari Polrea Sumenep.

Sehingga kata Abd Madjid, peroses pemberian pada sanksi pada tersangka Subiyakto belum bisa diproses.

Apa biasanya sanksi yang akan diberikan bagi ASN yang ditemukan melanggar aturan, Abd Madjid mengaku akan mengacu pada peraturan pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentan disiplin PNS.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved