Breaking News:

Pakar Mikrobiologi Kedokteran Unair Sebut Virus Nipah Berpotensi Akibatkan Pandemi Jilid 2

Virus Nipah belakangan menjadi perbincangan karena potensi penyebarannya yang diperkirakan menyerupai Covid-19

Istimewa/TribunJatim.com
Agung Dwi Wahyu Widodo 

Reporter: Sulvi Sofiana | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Virus Nipah belakangan menjadi perbincangan karena potensi penyebarannya yang diperkirakan menyerupai Covid-19

Virus Nipah merupakan virus yang kali pertama ditemukan di Malaysia pada 1999. 

Bahkan virus ini sempat menyebabkan wabah pada kalangan peternak babi di sana pada tahun yang sama. 

Bantuan Al Quran Braille Untuk Penyandang Tuna Netra Kota Kediri

Wabah yang terjadi di Malaysia juga berdampak pada Singapura. 

Penularan virus disebabkan kontak langsung manusia dengan babi sakit atau jaringan yang terkontaminasi.

Dosen Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga,Dr dr Agung Dwi Wahyu Widodo MSi MKedKlin SpMK mengungkapkan virus ini berpotensi menjadi pandemi kedua. Karena sifat virus dan cara penularannya mirip dengan SARS-CoV-2.

"Gejala yang ditimbulkan menyerupai influenza seperti badan meriang, demam, hingga otot-otot terasa nyeri. World Health Organization (WHO) dalam situsnya menyebutkan bahwa tingkat kematian pada virus ini diperkirakan mencapai 75 persen,_
"urainya. 

Ada beberapa hal yang mengakibatkan tingkat kematiannya mencapai 75 persen.

Pertama, penanganan yang kurang komperhensif. 

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved