Breaking News:

Anggota MPR RI Perkuat Pemahaman Guru dan Wali Siswa di Bangkalan tentang Nilai-nilai Pancasila

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber menghadirkan puluhan wali siswa dan guru MTs Nurul Cholil Bangkalan guna memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai

Tribun Jogja
Pancasila 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Anggota MPR RI Hasani bin Zuber menghadirkan puluhan wali siswa dan guru MTs Nurul Cholil Bangkalan guna memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Minggu (7/2/2021) sore.

Politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Hasani itu mengungkapkan, tenaga  pendidik dan wali murid harus mempunyai pemahaman yang utuh tentang nilai-nilai Pancasila.

Pandemi Covid-19 saat ini, lanjutnya, tidak hanya berimbas pada sendi ekonomi. Tetapi juga berdampak kepada sosial kemasyarakatan.

"Pengamalan nilai-nilai Pancasila membentuk kesadaran secara spiritual, menumbuhkan nilai empati, tenggang rasa, menumbuhkan cinta, dan memperat persatuan Bangsa Indonesia," ungkapnya.

Surya Paloh Tolak Pembahasan Revisi UU Pemilu, Nasdem Jawa Timur Patuhi Instruksi Ketua Umum

Ia menjelaskan, di tengah masa  pandemi saat ini juga bisa dimanfaatkan para guru dan wali siswa sebagai media pembelajaran yang efektif  kepada muridnya.

"Atau orang tua kepada anaknya.tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila," jelasnya. 

Menurut Hasani, rumah dan sekolah adalah dua tempat di mana seorang siswa paling banyak menghabiskan waktunya.

Sehingga, lanjut pria asal Kota Bangkalan itu, nilai-nilai Pancasila harus ditransformasikan kepada siswa dan anaknya.

"Kita semua adalah pengawal, penjaga, dan benteng dalam penanaman nilai-nilai Pancasila. Harus menjadi teladan. Karakter seseorang ditentukan dari pendidikan yang diberikan," katanya.

Ia menambahkan, jika guru dan wali murid mampu menjalankan peran masing-masing, generasi bangsa tidak  akan mudah terpengaruh  paham radikal.

Termasuk tidak mudah  memercayai informasi hoaks  yang marak beredar di jagad internet.

"Agar kemajuan teknologi tidak mengikis karakter, pendidikan dengan cara komunikasi langsung harus dijaga. Disinilah peran penting keluarga dan guru," pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved