Kronologi Gadis Lumajang Mengaku Korban Pelecehan Seksual Lapor Polisi Hingga Kirim Surat ke Kapolri

Kronologi gadis Lumajang mengaku korban pelecehan seksual lapor polisi hingga kirim surat ke kapolri. Sebut alat bukti cukup tapi pelaku belum ditahan

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jogja/Suluh Pamungkas
Ilustrasi - Kronologi Gadis Lumajang Mengaku Korban Pelecehan Seksual Lapor Polisi Hingga Kirim Surat ke Kapolri. 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Seorang gadis asal Lumajang berinisial DY mengaku menjadi korban pelecehan seksual.

Namun warga Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, itu menyebut polisi lamban menangani kasusnya.

Hingga ia pun nekat membuat surat aduan kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Simak kronologi gadis 16 tahun di Lumajang yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual hingga kirim surat aduan ke Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo!

DY awalnya mengadukan dirinya menjadi korban pelecehan seksual pada 29 Juni 2020 silam.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Lumajang. Namun, menurutnya polisi lamban mengusut kasusnya.

"Kejadian 29 Juni 2020, tanggal 5 Juli saya melapor ke Polsek Klakah karena kasus pelecehan seksual, saya diarahkan lapor langsung ke Polres Lumajang. Tapi selesai laporan itu saya tidak dapat Laporan Polisi (LP)," kata DY, Minggu (7/2/2021).

Merasa laporan itu tak ditanggapi, pada tanggal 13 Agustus 2020 DY kembali melapor ke Polres Lumajang didampingi kuasa hukumnya.

Sungai Tandak Lumajang Meluap dan Merendam Lahan Pertanian, Petani: Gagal Panen Lagi

Hendak Memancing Ikan, Warga Lumajang Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Sungai Laharan

Dari pengaduan itu, DY diminta polisi untuk menjalani visum agar bisa mendapatkan LP.

Namun, setelah visum dilakukan, LP yang keluar tidak sesuai dengan kasus yang dilaporkan.

"Saya heran visum saya kok hanya terkait dengan kekerasan yang otomatis LP saya hanya jadi korban kekerasan. Padahal selain kekerasan saya juga melapor jadi korban pelecehan seksual," ujarnya.

Seusai melakukan laporan itu, selang 5 bulan berikutnya polisi belum juga menangkap para pelaku.

Hingga akhirnya, pada 14 Januari 2021 lalu, DY kembali mendatangi Polres Lumajang dengan didampingi kuasa hukumnya yang baru.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved