Breaking News:

DVI Polda Jatim Autopsi Mayat Misterius yang Terdampar di Pantai Lon Malang Sampang

Penemuan mayat tanpa identitas di pinggir pantai sebelah timur wisata Lon Malang, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura yang akhir-akhir ini

TRIBUNJATIM.COM/ Hanggara
Proses otopsi mayat tanpa identitas di pinggir pantai Lon Malang, Madura 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor : Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Penemuan mayat tanpa identitas di pinggir pantai sebelah timur wisata Lon Malang, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura yang akhir-akhir ini menggegerkan warga setempat bukan merupakan salah satu Anak Buah Kapal (ABK) TB Mitra Jaya XIX yang tenggelam akibat insiden tabrakan dengan KM Tanto Bersinar di sekitar Karangjamuang antara Gresik-Surabaya, Jawa Timur beberapa pekan yang lalu.

Hal itu diketahui setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim yang dipimpin Kasubid Dokpol AKBP dr. C. Bambang melakukan autopsi kepada korban di RSUD dr. Mohammad Zyn, Senin (8/2/2021).

Kasubid Dokpol AKBP dr. C. Bambang melalui Kasubag Humas Polres Sampang, Ipda Yoyok mengatakan, bahwa hasil dari autopsi jenazah yang ditemukan terdampar pada 6 Februari 2021 diperkirakan berusia 50 sampai 60 tahun dilihat dari gigi dan tidak ada luka serta ciri khusus di punggung.

Sedangkan, hasil dari komunikasi dengan nahkoda kapal yang masih hidup, ciri-ciri pada mayat tidak ada yang sama dengan salah satu ABK yang hingga saat ini tidak ditemukan.

Kisah Pramugari Jelita Pacari Prajurit Kopassus, 20 Tahun Kemudian Sang Pacar Jadi Jenderal

Dijelaskan, semua ABK Kapal TB Mitra Jaya XIX tidak ada yang giginya ompong di bagian depan atas dan bawah.

Terkecuali satu ABK atas nama Ulil Amri, namun kondisi ompongnya tidak sama karena masih tersisa gigi di bagian depan.

Kemudian, baju yang tersisa dan melekat pada jenazah bukan merupakan milik Ulil Amri atau ABK yang lain.

"DVI Polda Jatim juga berkomunikasi dengan istri Ulil Amri dan hasilnya benar bahwa suaminya ompong tapi masih tersisa gigi yang di depan dua biji," ujarnya kepada TribunMadura.com.

"Begitupun baju yang melekat di jenazah, tidak diketahui oleh sang istri dari Ulil Amri," imbuhnya.

Ipda Yoyok menambahkan, sehingga dari kesimpulan sementara atau sebelum hasil DNA keluar dari team DVI Polda Jatim bukan ABK Kapal TB Mitra Jaya XIX.

"Termasuk kesimpulannya, dari pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan diperkirakan mati karena tenggelam," terangnya.

Untuk diketahui, sebelumnya jenazah diduga salah satu ABK Kapal TB Mitra Jaya XIX lantaran bangkai kapal terseret arus kencang hingga terdampar ke perairan utara Kabupaten Sampang, tepatnya Kecamatan Ketapang.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved