Breaking News:

Peningkatan Drainase Jadi Prioritas Pengendalian Banjir Kota Mojokerto, Anggaran Rp 39 M Disiapkan

Peningkatan drainase jadi prioritas pengendalian banjir di Kota Mojokerto, anggaran sebanyak Rp 39 miliar pun disiapkan.

TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Kondisi jalan protokol di pusat Kota Mojokerto yang tergenang air seusai hujan deras, 2021. 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto telah menyiapkan anggaran pengendalian banjir sebanyak Rp 39 miliar.

Anggaran program pengendalian banjir tersebut rencananya akan digunakan untuk pembenahan atau peningkatan kapasitas saluran drainase.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan, kapasitas drainase menjadi kajian dasar dalam pengendalian banjir.

Sehingga, apabila saluran drainase mulai dari aliran primer dan tersier yang kapasitasnya menurun atau perlu ditingkatkan, maka akan dilakukan pembenahan.

"Kita sudah melakukan kajian sejak 10 tahun terakhir mulai tahun 2008-2018, di mana muncul dimensi saluran dan sesuai rekomendasi memang ada titik (drainase) yang harus diperbesar," ungkapnya, Senin (8/2/2021).

Jalan di Mojokerto Ambles Sepanjang 15 Meter Akibat Erosi, Hanya Bisa Dilewati Satu Arah Bergantian

Bluru Kidul Jadi Daerah Pertama di Sidoarjo yang Terapkan PPKM Mikro, Warga Bekerja Diperbolehkan?

Ning Ita, sapaan Ika Puspitasari, mengatakan perlu penyempurnaan dalam penanganan banjir yang sudah dilaksanakan pada tahun 2020 lalu.

Pasalnya, program pengendalian banjir di Kota Mojokerto belum maksimal direalisasikan karena adanya refocusing dalam penanganan pandemi Covid-19 (virus Corona).

Sehingga, pemerintah daerah kini telah membuat anggaran untuk fokus pengendalian banjir pada 2021, yaitu sebanyak Rp 39 miliar.

"Saya sudah memaparkan pada masyarakat ketika Musrenbang dan sosialisasi kunjungan dalam pengendalian banjir di Kota Mojokerto kita memakai Gaiden yang hasil kajiannya tidak asal," jelasnya.

Pembelajaran Tatap Muka di Mojokerto Dimulai Maret 2021, Ini 10 Syarat yang Harus Dipenuhi Sekolah

Wana Wisata Bernah De Vallei, Destinasi Baru di Mojokerto, Suguhkan Keindahan Alam yang Memukau

Gubernur Jatim Khofifah Dorong Vaksinasi Covid-19 di Bangkalan Madura Dikebut

Nantinya, pengendalian banjir di Kota Mojokerto akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.

"Secara bertahap perbaikan ini sudah ada progres ke arah baik, karena pengendalian banjir membutuhkan waktu sekitar satu tahun, dan tahun ini kita sudah mulai perbaikan drainase diperbesar dan ada tambahan rumah pompa," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved