Breaking News:

Sentra Industri Kopi Terpadu di Bondowoso Ini Mangkrak, Malah Kini Dijadikan Tempat Mesum

- Sentra Industri Kopi Terpadu atau Sistem Resi Gudang (SRG) Sumberwringin, Bondowoso, Jawa Timur tidak beroperasi.

danendra/Surya
Sentra Industri Kopi Terpadu atau Sistem Resi Gudang (SRG) Sumberwringin, Bondowoso tidak beroperasi. 

Reporter : Fatimatuz zahroh | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Sentra Industri Kopi Terpadu atau Sistem Resi Gudang (SRG) Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur tidak beroperasi.

Tidak ada satupun aktivitas para petani kopi yang tampak di gedung yang dibangun pada 2014-2016 ini, sangat sepi.

Bangunan tersebut kondisinya juga memprihatinkan, banyak coretan di dinding, dipenuhi rumput liar, bahkan toilet dan musala sudah tak layak digunakan. Karena tak terawat, kesannya seperti gedung berhantu.

Bukan hanya itu, banyak berserakan alat kontrasepsi bekas digunakan di sejumlah ruangan. Minimnya pengamanan, membuat gedung itu digunakan sebagai tempat beradu kasih atau tempat mesum.

Seorang warga Sumberwringin, Abdullah (51) mengatakan Sentra Industri Kopi Terpadu telah lama tak beroperasi. Ia tak pernah melihat adanya aktivitas di gedung tersebut.

"Gedung itu sepi. Sepengetahuan saya, selama tiga tahun terakhir, tak tampak ada aktivitas di dalam gedung," katanya kepada TribunJatim.com, Senin (8/2).

Warga lain, Wahyu (35) pernah melihat dua sejoli keluar masuk gedung Sentra Industri Kopi Terpadu. Ia menduga, dua sejoli itu sudah berbuat mesum di dalam gedung.

"Miris bila gedung Sentra Industri Kopi Terpadu justru digunakan sebagai tempat pacaran. Tentu akan meresahkan. Saya berharap agar gedung itu segera dioperasikan sebagai mestinya," ungkapnya.

Menurut sumber Surya, para petani kopi enggan memanfaatkan resi gudang Sumberwringin karena tarifnya terlalu tinggi. Walhasil, para petani lebih memilih menyimpan kopi di rumah.

PPKM Skala RT di Seluruh Jatim, Ada 210 RT yang Masuk Zona Merah

Tim SAR Temukan Satu Korban Jiwa Tragedi Banjir Ngantang Malang

Pembunuh Lari Sesudah Tusuk Weni Pakai Bambu di Bagian Bawah, Sakit Hati, Pelaku Cekik dan Banting

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved