Breaking News:

Dispendukcapil Bantu Korban Banjir Kepulungan Cetak KTP, KK Yang Hilang

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan langsung tanggap paska bencana banjir yang menghantam sejumlah pemukimam

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Galih Lintartika)
Proses perekaman ulang KTP, dan KK untuk korban banjir Kepulungan. 

Reporter : Galih Lintartika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan langsung tanggap paska bencana banjir yang menghantam sejumlah pemukimam di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.

Dispendukcapil langsung memprioritaskan masyarakat Kepulungan yang kehilangan dokumen paska rumah mereka diterjang banjir. Dinas langsung menerbitkan ulang untuk dokumen masyarakat yang hilang.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko menjelaskan, sudah ada 35 Kepala Keluarga yang melapor kehilangan dokumen, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan akta.

"Semuanya sudah perekaman ulang. Dan kemarin sudah kami terbitkan. Jadi mereka sudah mengantongi data - data pribadi kembali, seperti KTP dan KK. Kalau akta, menyusul," kata dia, Rabu (10/2/2021).

Dia menjelaskan, setiap ada bencana, pihaknya selalu memprioritaskan untuk pencetakan kembali, termasuk bencana banjir kemarin. Tujuannya, agar korban bencana mudah mengurus urusannya.

Kini Service Motor Dibengkel Resmi Yamaha Dapat Kopi Gratis, Berlaku Selamanya

Bermodal Ice Cream, Oknum Guru di Lamongan Renggut Keperawanan Siswinya, Dilakukan 10 Sekali

Sifat Asli Ustaz Maaher yang Jarang Tersorot, Sama Duit Ringan Kata Yusuf Mansur, Dulu Jual Parfum

"Dokumen berupa KTP , dan KK ini vital. Biasanya digunakan untuk pengurusan administrasi dan pendataan bantuan paska bencana. Jadi, harus diprioritaskan dan didahulukan," sambung dia kepada TribunJatim.com.

Yudha menjelaskan, prosesnya berjalan lancar. Masyarakat yang tidak memiliki salinan atau fotokopian KTP, cukup dicek menggunakan sidik jari. Begitu data keluar, langsung dicetak.

"Kemarin kami ke balai desa sembari bawa peralatan. Jadi tidak perlu antre dan lama, karena langsung jadi. Mudah - mudahan ini bisa membantu korban banjir kemarin," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved