Breaking News:

Penanganan Covid

Wali Kota Kediri Masih Mengkaji Kelanjutan Kartu Sahabat untuk 2021: Kita Ubah untuk Beli Vaksin

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar masih mengkaji kelanjutan bantuan Kartu Sahabat untuk tahun 2021 ini. Berencana ubah beli vaksin.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Tukang becak di Kota Kediri dikerahkan untuk mengangkut bantuan beras penerima Kartu Sahabat, 2020. 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar masih mengkaji untuk melanjutkan kembali pemberian bantuan sosial melalui Kartu Santunan Bencana Tunai (Sahabat) pada 2021.

"Sekarang masih kita kaji. Karena kita mengubah dari bantuan sosial untuk membeli vaksin," ungkap Abdullah Abu Bakar kepada awak media di Balai Kota Kediri, Rabu (10/2/2021).

Dijelaskan, kebutuhan untuk membeli vaksin sekarang masih dihitung. Karena harga untuk membeli vaksin sejauh ini masih belum diketahui.

Selain itu, dari skema pemberian bantuan yang dilakukan Pemkot Kediri saat ini, hanya memberikan bantuan bagi keluarga yang terdampak langsung pandemi Covid-19 (virus Corona).

"Kita membantu kepada yang terdampak langsung terus kita bantu," jelasnya.

Wali Kota Abdullah Abu Bakar Kumpulkan Pawang Air untuk Cegah Banjir di Kota Kediri

Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Kota Blitar Capai 85,90 Persen, Jumlah Sasaran Tambah 300 Orang

Sementara pencairan Kartu Sahabat dipastikan bakal menguras keuangan Pemkot Kediri. Karena setiap bulan dialokasikan anggaran sekitar Rp 8 miliar.

Data terakhir penerima Kartu Sahabat bulan Desember 2020 tercatat sebanyak 25.760 KK yang mendapatkan bansos.

Setiap KK penerima Kartu Sahabat mendapatkan bantuan berupa uang tunai Rp 200.000 dan beras 10 kg.

Pencairan Kartu Sahabat telah berlangsung sejak April hingga Desember 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved