Breaking News:

Warga Bondowoso Ini Manfaatkan Pipa Paralon Bekas Jadi Lampu Hias Bernilai Tinggi

paralon bekas merupakan barang yang tidak berguna. Hosen Amir Tahirat warga Dusun Bata Timur, Desa Tegal Jati, Sumberwringin, Bondowoso,Jatim

danendra/Surya
Hosen Amir Tahirat warga Dusun Bata Timur, Desa Tegal Jati, Sumberwringin, Bondowoso tengah membuat kerajinan lampu hias dari paralon bekas, Selasa (9/2). 

Reporter : Danendra Kusuma | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Bagi sejumlah orang pipa paralon bekas merupakan barang yang tidak berguna. Namun, berbeda dengan Hosen Amir Tahirat warga Dusun Bata Timur, Desa Tegal Jati, Sumberwringin, Bondowoso, Jawa Timur.

Ia justru mengumpulkan pipa paralon bekas untuk dijadikan produk yang layak jual. Lewat kekreatifanya, Hosen menyulap paralon bekas menjadi lampu hias dengan beragam ukiran antara lain abstrak, karakter kartun, hingga model Virus Corona.

Saat ditemui di kediamannya, Hosen tambah sibuk membuat sketsa gambar pada permukaan pipa paralon menggunakan pulpen. Tak lama ia lantas mengukir pola garis sketsa gambar menggunakan bor. Gambar abstrak pada paralon sedikit demi sedikit terbentuk.

Hosen memulai usaha lampu hias dari paralon bekas awal pandemi Covid-19, tepatnya Mei 2020.

VIRAL TERPOPULER: Pembunuh Lari Sesudah Tusuk Weni Pakai Bambu hingga Unggahan Terakhir Ustaz Maaher

Ketua DPD RI, LaNyalla Minta Aparat Terus Awasi Aktivitas Kapal Rusia Selama Diisolasi di Aceh

Hasil Liga Spanyol - Gasak Getafe 2-0, Real Madrid Dekati Atletico di Klasemen LaLiga

Kala itu, ia melakukan banyak kegiatan di rumah. Agar tak bosan, ia coba-coba membuat sebuah kerajinan.

Dari awal iyaa memang tertarik membuat kerajinan lampu hias dari paralon. Meski minim skill dalam membuat kerajinan itu, semangat Hosen tak surut.

"Saya belajar secara otodidak lewat YouTube. Pertama kali praktik membuat lampu hias dari paralon bekas memang tak gampang, banyak kesalahan saat mengukir. Tetapi saya belajar terus hingga berhasil," katanya kepada TribunJatim.com, Selasa (9/2).

Ia membuat lampu hias dengan bahan paralon bekas bermacam ukuran, salah satunya 4 dim atau berdiameter 11,4 cm. Bahan-bahan itu didapat dari pengepul.

"Dalam sehari saya dapat membuat lampu hias antara 2-3 unit bergantung kesulitannya," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved