Breaking News:

Sempat Aniaya Pria yang Bawa Kabur Istrinya, Suami di Trenggalek Ditetapkan Jadi Tersangka

Sempat menganiaya pria yang bawa kabur istrinya, suami di Trenggalek kini ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku dikenal sebagai preman.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Suasana di ruang jenazah RSUD dr Soedomo, Kabupaten Trenggalek, setelah autopsi pria meninggal seusai kabur digerebek bersama istri orang, Sabtu (13/2/2021) malam. 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - NR, suami yang menggerebek istrinya bersama pria lain di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Trenggalek.

Berdasarkan hasil autopsi dan keterangan sementara saksi, menurut Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Tatar Hernawan, NR diduga kuat menganiaya pria yang membawa istrinya sebelum sang pria tersebut kabur dan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Berdasarkan informasi yang TribunJatim.com terima, NR adalah seorang residivis.

Di lingkungan tempat tinggalnya, NR juga dikenal sebagai seorang preman.

“Untuk perkara sendiri. Itu karena di situ didapati luka, dan luka itu luka baru, artinya di situ ada penganiayaan. Diduga dilakukan oleh tersangka NR,” ungkap AKP Tatar Hernawan, Minggu (14/2/2021).

Menurut informasi yang polisi himpun, penganiayaan dilakukan ketika NR menggerebek istrinya bersama pria lain berinisial ROH (33), warga Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Update Pria Tewas Seusai Kabur Karena Digerebek Bersama Istri Orang di Trenggalek, Serangan Jantung

Razia Hari Valentine, Satpol PP Tulungagung Temukan 9 Pasangan Bukan Suami Istri, Ada yang Bertiga

Lokasi penggerebekan berada di Desa Karanggandu di rumah kerabat ROH, Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

Sesaat setelah penggerebekan, menurut keterangan polisi, ROH kabur dengan hanya mengenakan celana pendek jeans.

Tiga jam dari penggerebekan, ia ditemukan meninggal dunia di tegalan milik warga setempat.

Saat ini, tersangka NR ditahan untuk keperluan penyelidikan.

Polisi menjeratnya dengan pasal 351 ayat (1) sub ayat (2) KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Polres Ponorogo Akan Tambah Jumlah Kampung Tangguh, Maksimalkan Penerapan PPKM Mikro

Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Baru 72 Persen, Dinkes Trenggalek Panggil Ulang yang Belum Divaksin

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved