Breaking News:

Wajibkah Gunakan Oli Sesuai Tipe Mesin? Begini Penjelasan dari Kabeng Peugeot Surabaya

Oleh sebab itu pemilik kendaraan jangan anggap sepele peran penting perihal pelumas

TribunJatim.com/ Fikri Firmansyah
Mekanik Astra Peugeot Surabaya saat melakukan penggantian oli pada mobil milik salah satu konsumen. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bicara perawatan mesin, ganti oli secara berkala memang wajib dilakukan.

Oleh sebab itu pemilik kendaraan jangan anggap sepele peran penting perihal pelumas.

Apalagi pelumas berfungsi ekstra sebagai pencegah karat, peredam getar, pengikat kotoran (gram) serta media penjaga suhu mesin.

Selain fungsinya, pelumas juga memiliki viskositas atau nilai kekentalan oli yang disimbolkan dengan angka.

Dugaan Penganiayaan di Sampang, Korban Disekap dan Dipaksa Minum Alkohol karena Dituduh Mencuri

Dengan kata lain semakin tinggi angkanya, semakin kental olinya.

Pelumas di pasaran pun tersedia dalam dua jenis tingkat kekentalan, yaitu kekentalan tetap (single-grade) dan kekentalan dinamis (multi-grade).

“Untuk mengukur tingkat kekentalan pelumas otomotif digunakan standar SAE (Society of American Engineering). Tingkat kekentalan atau angka viskositas ini ditunjukkan dalam bentuk angka. Makin kecil angka, berarti makin encer pelumas,” terang Kepala Bengkel (Kabeng) dan Mekanik Astra Peugeot Surabaya, Mohan Kurniawan kepada TribunJatim.com, Minggu (14/2/21) di bengkel Peugeot, Jalan HR Muhammad Surabaya.

Mohan menjelaskan, dalam dunia industri otomotif dan perbengkelan, oli atau pelumas sendiri dikenal punya dua tingkat kekentalan.

Pertama kekentalan tunggal (monograde) seperti SAE 40W atau oli gearbox.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved