Breaking News:

Berjuang Berebut Penumpang, Kisah Pilu Bapak 3 Anak Jadi Sopir Bemo Surabaya Selama 22 Tahun

22 tahun lamanya menjadi sopir mikrolet di Kota Surabaya, jangan dikira membuat penghasilan Moch Heri (48),bapak tiga anak yang tinggal di Pandegiling

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yoni Iskandar
Tribunjatim/Luhur Pambudi
Moch Heri (48), bapak tiga anak yang tinggal di Pandegiling, Tegalsari, Surabaya. 22 tahun menjadi sopir mikrolet dengan trayek Joyoboyo-Pegirian, saat ditemui TribunJatim.com di dekat Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Minggu (14/2/2021) 

Reporter : Luhur Pambudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 22 tahun lamanya menjadi sopir mikrolet di Kota Surabaya, jangan dikira membuat penghasilan Moch Heri (48), bapak tiga anak yang tinggal di Pandegiling, Tegalsari, Surabaya ini, makin meningkat.

Persaingan ketat dengan moda transportasi berbasis online, seperti taksi dan ojek online (ojol), membuatnya mengelus-elus dada setiap hari.

Minggu (14/2/2021) siang itu, Heri sengaja menghentikan mikroletnya di bahu jalan sisi terluar tikungan jembatan Wonokromo kecil yang mengarah ke Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

Kondisi kursi penumpang mikroletnya tampak kosong. Mengenakan masker berbahan kain warna hitam penutup hidung dan mulut, sesekali kepala Heri menoleh ke berbagai penjuru arah.

Sepertinya ia berupaya memantau pejalan kaki yang barang kali melintas di depan area parkir insidentil Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya dan Markas Polsek Wonokromo, untuk dirayu agar mau masuk ke kabin penumpang mikroletnya.

Heri yang mengenakan kaus dengan rangkap jaket jeans levis denim itu, terus memantau, sesekali melamun. Beberapa menit berselang, ternyata Heri tak mendapati apa yang dicari.

Seperti tengah melawan rasa jenuh, ditengah teriknya matahari siang itu, Heri yang duduk di kursi kemudinya, kembali memainkan ponsel ditangannya.

"Sejak pengantin baru, sudah sopir saya. Dulu juga pernah jadi kernet, kalau ditambah ya puluhan tahun," ujar pria bertopi model Trucker Caps warna kuning itu.

Baca juga: Bos Liek Motor Ditahan Polrestabes Surabaya, Usai Dilaporkan Adik Kandung Terkait Kasus Penganiayaan

Baca juga: Ada Dua Pemain di Timnas Argentina Yang Dibenci Menurut Lionel Messi, Ada Pemain PSG Juga

Baca juga: Pemilik Warung di Tuban yang Melawan Petugas Saat Razia PPKM Ditetapkan Jadi Tersangka

Heri merasa terenyuh, dan berulang kali menelan ludah, tatkala menghitung lembaran dan uang koin hasil bolak-balik trayek Joyoboyo-Pegirian mengantar penumpang. Setoran harian ke juragan pemilik mikrolet, acap kurang dari target.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved