Breaking News:

Kepala Stasiun Kediri Belum Terima Alat Deteksi Covid-19 GeNose Buatan UGM Yogyakarta

Stasiun Kediri belum terima alat Genos deteksi Covid-19 asal Universitas Gajah Mada Yogyakarta, meskipun keberadaan alat deteksi awal Covid-19 Genos

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Calon penumpang saat melakukan simulasi meniup kantong sebagai satu dari lima syarat wajib dalam memanfaatkan fasilitas layanan GeNose C19 

Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Stasiun Kediri belum terima alat Genose deteksi Covid-19 asal Universitas Gajah Mada Yogyakarta, meskipun keberadaan alat deteksi awal Covid-19 Genos sudah ada di Stasiun Pasar Turi Surabaya.

Kepala Stasiun Kediri Wahyudi Cahyadi menuturkan bahwa dirinya belum terima informasi mengenai pemasangan alat Genos deteksi Covid-19 asal Universitas Gajah Mada.

“Sementara hanya ada di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Jogjakarta, dan terbaru infonya di stasiun Pasar Turi," ujarnya kepada SURYA.CO.ID Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Gelap Mata, Kuli di Surabaya Aniaya dan Curi Barang Berharga Majikannya

Menurut Wahyudi saat ditanya mengenai kapan kemungkinan alat deteksi tersebut didistribusikan dan digunakan di Stasiun Kediri, ia belum dapat memastikannya.

"Saya tak berani berasumsi kapan, tentu harapan kita bersama secepatnya sudah ada. Agar masyarakat para penumpang ap bisa dengan nyaman gunakan Kereta Api," ungkapnya.

Masih kata Wahyudi rencananya penggunaan GeNose akan segera dilaksanakan di seluruh stasiun besar yang ada di Indonesia. 

"di sini Stasiun Kediri juga termasuk tempat pemberangkatan penumpang kereta api jarak jauh," tuturnya.

Kemudian menurut Wahyudi bahwa tes GeNose tak akan menggantikan tes rapid test atau antigen yang selama ini menjadi syarat perjalanan jarak jauh.

“GeNose hanya menambah opsi bagi para pelanggan KA,” ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa GeNose merupakan alat deteksi senyawa organik yang bernama volatile organic compound (VOC). Hasil proses metabolis virus Covid-19 di dalam tubuh melalui embusan napas.

Jika terpapar Covid-19 reaksi metabolis yang dihasilkan akan berbeda dengan patogen lain dan bisa langsung terdeteksi. 

GeNose ini juga telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan RI AKD 20401022883. 

Serta ditetapkan sebagai syarat kesehatan bagi individu yang melakukan perjalanan melalui Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 5 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 11 Tahun 2021.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved