Breaking News:

Beda dengan Ketua Paguyuban, Pasar Sayur Kota Batu Klaim Kesejahteraan Pedagang Meningkat 10 Persen

Berbeda dengan pernyataan ketua paguyuban, Pasar Sayur Kota Batu mengklaim kesejahteraan pedagang kini meningkat 10 persen.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Pedagang sayur sawi di Pasar Sayur Kota Batu mengangkat barang dagangannya yang sudah dikemas untuk ditimbang sebelum dikirim ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (16/2/2021). 

Reporter: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Sayur Kota Batu mengklaim perekonomian pedagang meningkat antara 5 persen hingga 10 persen.

Kepala UPT Pasar Sayur Kota Batu, Agus Suyadi mengatakan hal itu saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/2/2021).

Keterangan tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Ketua Paguyuban Pasar Sayur Kota Batu, Agus Yulianto yang mengatakan kondisi perekonomian pedagang sama saja. Baik pasar belum dibangun maupun sudah dibangun.

“Mendongkrak perekonomian, untuk sementara ini 5 persen sampai 10 persen. Tapi tidak global, itu untuk di Pasar Sayur saja,” kata Agus, Selasa (16/2/2021).

TribunJatim.com mencoba meminta data ataupun laporan resmi mengenai pernyataan kenaikan 5 persen hingga 10 persen. Agus hanya menjanjikan akan mengirim dokumen melalui pesan pendek. Pasalnya petugas yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

Namun hingga pukul 17.00 WIB, Agus tidak bisa menunjukan data kuat bahwa keberadaan Pasar Sayur yang baru dapat meningkatkan perekonomian pedagang hingga 10 persen.

Baca juga: Hasil Uji Laboratorium, Air Tercemar di Junrejo Kota Batu Berbahaya untuk Anak-anak dan Peternakan

Baca juga: Antisipasi Banjir di Kota Malang, Satgas DPUPRPKP Bersihkan Saluran Air, Temukan Kasur Hingga Boneka

“Sebentar saya tanyakan lagi ke petugas Pasar Sayur. Kalau besok insyaallah malah lebih enak,” kata Agus menjawab melalui pesan pendek saat ditanya keberadaan data pendukung.

Agus juga mengatakan jika semua jenis sayuran ada di Pasar Sayur.

Berbeda dari temuan TribunJatim.com yang hanya menemukan bawang merah, bawang putih, sawi, kol dan kentang. Agus mengatakan, sayuran seperti tomat dan wortel ada di Pasar Sayur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved