Breaking News:

Dosen Unair Surabaya Ciptakan Komik Petualangan Si Acil sebagai Media Edukasi Anak

dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Khoirotin Nisak memilih membuat komik yang lucu dengan cerita yang menarik dan tampilan

sulvi / surya
Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair), Khoirotin Nisak menunjukkan tampilan komik Petualangan Si Acil di google playbook, Rabu (7/2/2021). 

Reporter : Sulvi Sofiana | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengenalkan obat-obatan pada anak menjadi hal yang sulit dilakukan tanpa pendekatan yang tepat.

Untuk itu dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Khoirotin Nisak memilih membuat komik yang lucu dengan cerita yang menarik dan tampilan komik yang penuh warna agar menarik perhatian anak.

Idenya ini kemudian dituangkan dalam komik Petualangan Si Acil sebagai media edukasi obat-obatan.

“Sebenarnya komik ini adalah hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat. Di mana konsepnya adalah memberikan edukasi tentang obat, namun sasarannya anak Sekolah Dasar (SD),” ujarnya.

Menurutnya, dengan menyasar anak usia SD komik ini bisa memberikan edukasi sedini mungkin akan gambaran perihal kesehatan atau cita-cita yang dapat mereka raih ke depan.

"Dalam komik tersebut, sosok Acil diceritakan sebagai apoteker cilik yang memiliki pengetahuan tentang obat-obatan. Acil juga merupakan sosok yang ceria dan mempunyai misi untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal obat-obatan," paparnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: 2 Arca Mirip Dewa Siwa Ditemukan di Belakang Ponpes Gus Akhsin, Diserahkan ke BPCB Tulungagung

Baca juga: Purna Tugas Sebagai Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Ngaku Dapat Kado Terindah di Akhir Jabatannya

Baca juga: Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Begini Respon Bupati Gresik Terpilih Gus Yani

Tentu ia tidak sendiri,lanjutnya, ada tokoh lain yang turut membantu Acil menjalankan misinya.

Selain sebagai sarana edukasi, diharapkan komik ini juga bisa digunakan sebagai sarana mendekatkan orang tua kepada anak dan sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan.

“Komik ini cocok untuk anak yang sudah bisa membaca atau tidak. Jika belum bisa membaca, bisa digantikan orang tua yang membacakannya kepada anaknya bahkan komik ini juga bisa digunakan oleh guru atau penyampai lain sebagai materi edukasi kepada anak,” jelasnya.

Uniknya komik tersebut diciptakan dengan isi yang masih relevan untuk beberapa tahun ke depan. Dengan komik itu, anak bisa mendapatkan pengetahuan umum mengenai obat dengan menyenangkan.

“Komik ini isinya masih relevan untuk beberapa tahun ke depan karena berisi pengetahuan umum seputar obat yang bisa dipelajari kapan saja oleh murid kelas 1 sampai 6 SD dengan cara yang menyenangkan,” pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Tak hanya dibukukan, Komik Petualangan Si Acil yang dirilis pada Maret 2020 tersebut bisa diakses melalui google playbook agar bisa dengan mudah diakses.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved