Breaking News:

Kisah Hengky Ponorogo Dikurung Karena Dianggap Gila, Akui Depresi Sepeninggal Bapak: Pengen Kerja

Hengky Setyawan warga Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo dikurung lebih dari setahun karena dianggap gila. Mengaku depresi sepeninggal bapak.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Hengky, pria warga Desa Grogol yang dikurung dalam ruangan 2x2,5 meter lantaran dianggap gila. 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Malang nian nasib Hengky Setyawan (27), warga Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo.

Sudah sejak setahun yang lalu, ia dikurung di ruangan ruangan berukuran 2x2,5 meter di belakang rumahnya.

Hengky dikurung lantaran seringkali meresahkan warga dengan perbuatannya.

Baca juga: Pria Lajang Bacok Pasutri Asal Kecamatan Brondong, Korban Terkapar Bersimbah Darah, Ini Pemicunya

Baca juga: Tak Sampai 10 Menit, Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Lumajang, Warga Teriak Ya Allah

Warga menganggap Hengky gila karena pernah mengamuk dengan membawa senjata tajam.

Sehari-hari Hengky tinggal di ruangan 2x2,5 meter yang dilengkapi kamar mandi dan toilet itu.

Ia hanya tinggal bersama ibunya, sedangkan ayahnya sudah meninggal dunia saat bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Ibunya lah yang merawat Hengky, termasuk memberi makan Hengky melalui lubang persegi panjang berukuran 20 x 10 centimeter.

Hengky sendiri sebenarnya merasa keberatan dan ingin dirinya dibebaskan.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved