Breaking News:

Misa Rabu Abu di Gereja Katedral Ijen Malang Digelar Terbatas, Hanya 225 Jemaat Tiap Waktu Ibadah

Jadwal Rabu Abu di Gereja Katedral Ijen. Ketua Dewan Paroko Adrianus Gerry: pendaftaran online bagi jemaat terbatas 225.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Jadwal Ibadah Rabu Abu yang digelar di Gereja Katedral Ijen Malang. 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Umat Katolik di dunia memasuki masa puasa 40 hari, diawali dengan Rabu Abu pada 17 Februari 2021.

Rabu Abu adalah Hari Raya umat Kristen Katolik untuk beribadah dan berpuasa, sekaligus tanda perkabungan, pertobatan, dan merendahkan diri menuju kemenangan kebangkitan Kristus.

"Rabu Abu, adalah hari pertama masa pra Paskah, yaitu permulaan bagi umat Katolik memasuki masa puasa dan berpantang. Ditandai dengan penerimaan abu di dahi / kepala sebagai tanda pertobatan," ujar Ketua Dewan Pastoral Paroki Gereja Katedral Ijen Malang, Adrianus Gerry kepada TribunJatim.com, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: 2 Arca Mirip Dewa Siwa Ditemukan di Belakang Ponpes Gus Akhsin, Diserahkan ke BPCB Tulungagung

Baca juga: Sekda Syaifullah Jabat Plh Bupati Situbondo: Percepatan Pembahasan KUA PPAS Harusnya Sudah Dilakukan

Ia menjelaskan bahwa abu itu berasal dari daun palem kering yang sudah diberkati yang didapat pada perayaan minggu palma pada tahun sebelumnya.

"Jadi daun palem tersebut dibakar hingga menjadi abu. Dan saat hari Rabu Abu tiba, umat yang datang ke gereja, pada bagian dahinya diberi tanda salib dari abu tersebut," terangnya.

Namun karena adanya pandemi virus Corona ( Covid-19 ), Paus Fransiskus sebagai pimpinan umat Katolik seluruh dunia telah mengeluarkan instruksi pelaksanaan penerimaan abu.

"Sebelum pandemi, abu tersebut dioleskan di dahi umat. Namun untuk sekarang, abu tersebut hanya ditaburkan sedikit di kepala," jelasnya.

Baca juga: Kumpulan Quotes Gus Baha Tentang Jodoh dan Rezeki, Buat Motivasi Hidup Tetap Bahagia dalam Beribadah

Baca juga: 7 Shio Berlimpah Untung Besok Kamis, 18 Februari 2021: Ayam Harmonis, Kerbau Masa Depan Optimis

Selain itu karena adanya pandemi Covid-19, pelaksanaan Misa Rabu Abu juga dilaksanakan berbeda dari tahun sebelumnya.

Dimana pihak pengurus Gereja Katedral Ijen membuka pendaftaran online. Bagi jemaat yang ingin mengikuti Misa Rabu Abu di gereja tersebut.

"Kami batasi hanya 225 jemaat yang dapat ikut di tiap waktu ibadahnya. Dan pendaftaran online itu sudah kami tutup, karena kuotanya telah terpenuhi. Dan bagi jemaat yang tidak bisa mengikuti di gereja, bisa mengikuti ibadah tersebut melalui live streaming," bebernya.

Adrianus Gerry juga menambahkan bahwa pihaknya menyelenggarakan ibadah Misa Rabu Abu sebanyak enam kali.

"Yaitu pada pukul 05.30 WIB, 07.30 WIB, 12.00 WIB, 14.00 WIB, 16.30 WIB, dan 18.30 WIB. Dan ibadah Misa Rabu Abu itu dapat dilihat secara live streaming melalui Youtube Komsos Malang, Universitas Widya Karya, dan Paroki Ijen," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved