Breaking News:

Polda Jatim dan BKSDA Akan Telusuri Sampai Akarnya Kasus Penjualan Satwa Dilindungi Secara Ilegal

Polda Jatim masih terus mendalami sindikat penjualan satwa dilindungi ini hingga kepemasoknya, penadah dan pemburunya yang diduga berada di Sulawesi

TribunJatim.com/ Sugiharto
Sindikat jual beli satwa langka ilegal dicokok Polda Jatim 

Reporter : Syamsul Arifin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim masih terus mendalami sindikat penjualan satwa dilindungi ini hingga ke pemasoknya, penadah dan pemburunya yang diduga berada di Sulawesi.

Hal ini dilakukan setelah korps Bhayangkara ini telah menangkap tiga tersangka NR (26) dan pasutri VPE (29) dan NK (21). Mereka telah lama melakukan aksinya. 

"Mereka sudah cukup lama beraksi, bukan kali ini saja. Sistemnya mereka memposting di Facebook kalau ada yang minat mereka jual. Keuntungannya mencapai puluhan juta yang pasti," kata Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendy, Rabu (17/2/2021). 

Baca juga: Pasutri Asal Kediri Ditangkap Polda Jatim Turut Jual Satwa Dilindungi Secara Ilegal, Harga Bervarian

Sementara itu Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam BKSDA Wilayah II Jatim, Wiwied Widodo mengatakan, seluruh satwa yang menjadi barang bukti ini akan direhabilitasi sebelum dilepas kembali ke alam liar.

"Satwa ini akan kami rehabilitasi selama satu atau dua bulan. Nanti akan dipilah berdasarkan kesehatan dan penilaian perilaku, kalau parameternya menunjukan sukses akan segera kami lepaskan ke alam liar," terang Wiwied.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat pasal 40 ayat 2 dan 21 ayat 2 terkait penangkapan satwa langka yang dilindungi pemerintah, dengan ancaman 5 tahun penjara. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved