Breaking News:

Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua, 17 Ribu Orang Jadi Target Sasaran Vaksin di Trenggalek

Pemerintah Kabupaten Trenggalek mulai menyosialisasikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua di Pendopo Kabupaten, Rabu (17/2/2021)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Januar Adi Sagita
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Ilustrasi vaksin Covid-19 di Trenggalek 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mulai menyosialisasikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua di Pendopo Kabupaten, Rabu (17/2/2021).

Ini setelah pelaksanaan vaksinasi tahap pertama rampung dilaksanakan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek Moch Rofiq Hidiono mengatakan, pihaknya telah memulai pendataan sasaran vaksinasi tahap kedua.

Targetnya, sebanyak 17 ribu orang akan menjalani vaksinasi yang rencananya akan dimulai 20 Februari hingga 30 April 2021.

Baca juga: Residivis Tak Kapok Dipenjara, Maling Sepeda Angin di Surabaya Ngaku Terdesak Kebutuhan Hidup

“Vaksinasi tahap dua ini akan disasarkan kepada ASN, TNI, Polri, dan petugas pelayanan publik yang telah dilakukan pendataan sebelumnya,” ujar Rofiq.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, ia mengingatkan agar mereka yang masuk sasaran Covid-19 tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tepat. Bahkan, setelah mendapat suntikan vaksin dosis pertama nanti.

“Jadi jangan lengah dan kendur terhadap kepatuhan akan protokol kesehatan. Sehingga seenaknya keluar rumah karena percaya diri telah divaksin. Tetap hati-hati karena puncak kekebalan itu terbentuk setelah vaksinasi dosis kedua,” ucapnya.

Sementara Plh Bupati Trenggalek Joko Irianto meminta para aparatur pemerintah menjadi contoh terhadap penyuksesan program vaksinasi nasional ini.

Di luar, kata dia, masih banyak informasi menyesatkan yang bertujuan menggiring opini bahwa vaksin Covid-19 berbahaya.

“Kita perlu menjadi contoh, sehingga ke depan masyarakat semakin yakin untuk ikut divaksin,” sambungnya.

Setelah tenaga kesehatan, lanjut Joko, ia ingin para petugas lapangan pemberi layanan umum seratus persen menerima vaksin tahap kedua.

“Karena intensitasnya bertatap muka dengan masyarakat lebih tinggi. Sehingga untuk mengurangi risiko terpapar juga lebih tinggi,” sambung dia. (fla)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved