Breaking News:

Modus Baru Kejahatan di Kota Malang, Gunakan APD dan Semprot Disinfektan, Pelaku Embat Perhiasan

Sebuah postingan di media sosial mendadak viral dan ramai diperbincangkan di Kota Malang

TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Rumah di Malang yang diduga didatangi pelaku kejahatan 

Setelah melakukan penyemprotan, pria itu kemudian berpamitan dan langsung meninggalkan rumah korban.

Barulah pada hari Rabu (17/2/2021) sore, pihak keluarga korban mengecek secara seksama seluruh isi kamar. Ternyata delapan perhiasan dan sebuah emas batangan seberat 5 gram, yang disimpan di laci lemari sudah hilang.

Keluarga korban segera menghubungi pihak rumah sakit, untuk menanyakan apakah mengirim petugas penyemprotan ke rumah korban. Ternyata pihak rumah sakit menjelaskan, bahwa sama sekali tidak mengirim petugas untuk melakukan penyemprotan.

Kemudian pada Kamis (18/2/2021) pagi, TribunJatim.com mendatangi rumah korban. Untuk menanyakan apakah postingan tersebut memang benar atau tidak.

"Iya memang benar, tapi kami belum mau berkomentar lebih lanjut. Lebih baik minta ijin dulu ke Ketua RW. Kalau Ketua RW mengijinkan, baru kami bisa ngomong," ujar salah seorang anggota keluarga korban yang enggan disebutkan identitasnya.

TribunJatim.com kemudian langsung mendatangi rumah Ketua RW 6 Kelurahan Sawojajar. Namun sayang, dirinya sedang berada di luar kota.

TribunJatim.com langsung mengkonfirmasi tentang kejadian tersebut kepada Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

"Saat ini kami masih sedang melakukan penyelidikan. Kami akan ungkap kasus ini, dan akan kami tangkap pelakunya," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Mantan Kapolres Batu ini juga meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada. Apabila rumahnya didatangi oleh seseorang, yang mengaku akan melakukan penyemprotan disinfektan.

"Selalu cek dan jangan langsung mudah percaya. Minta surat tugas dan identitasnya. Dan selalu dampingi saat melaksanakan kegiatan penyemprotan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved