Breaking News:

Nilai Pejabat Kelurahan Bangkingan Tak Akomodatif, Warga Mengeluh Gagal Ikut Sertifikasi Massal PTSL

Layanan serfikasi tanah di Kelurahan Bangkingan dinilai menyulitkan. Warge mengeluh gagal ikut serifikasi masal

SURYA/NURAINI FAIQ
Anggota DPRD Josih Michael saat menemui warga Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Selasa (16/2/2021). 

Reporter: Nuraini Faiq | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Proses pengurusan serfikasi tanah di Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, dikeluhkan.

Warga di wilayah ini mengaku kesulitan mendapat layanan mengurus dokumentasi tanah miliknya di kelurahan. 

Saat mereka hendak meminta surat keterangan di kelurahan, warga Bangkingan tidak segera mendapatkan surat yang dimaksud.

Terutama warga yang menempati tanah warisan. Mereka butuh keterangan kelurahan.

Baca juga: Vaksin tahap Kedua Untuk Pekerja Publik Demi Kendalikan Covid-19 di Indonesia

Baca juga: Kapten Persela Girang Izin Turnamen Pramusim Turun, Eky Harap Segera Ada Pembicaraan Kontrak Baru

"Banyak warga mengeluh, pejabat kelurahan tidak akomodatif. Akibatnya tidak sedikit warga gagal ikut serifikasi masal atas tanah mereka karena tak mendapat surat keterangan kelurahan," kata Josiah Michael, anggota DPRD dari PSI, Kamis (18/2/2021).

Banyak warga Bangkingan mengeluhkan layanan di Kelurahan mereka.

Terutama terkait proses sertifikasi tanah dan lahan mereka yang memerlukan proses di kelurahan. Karena lama, warga menanggung akibatnya. 

Warga Bangkingan tertunda kesempatan mereka mendapat layanan sertifikasi masal, program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved