Breaking News:

Warga Ponorogo Dikurung Setahun karena Dianggap Gila, Dinsos Siap Merujuk Ke Panti Rehabilitasi

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo berencana merujuk Hengky Setyawan, warga Kecamatan Sawoo, ke rumah

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ibu Hengky Setyawan, warga Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, yang dikurung di ruangan sempit di belakang rumahnya karena dianggap gila, Kamis (18/2/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo berencana merujuk Hengky Setyawan, warga Kecamatan Sawoo, ke rumah sakit jiwa.

Hengky sendiri saat ini dikurung di ruangan pengap berukuran 2 x 2,5 meter yang terletak di belakang rumahnya.

Kadinsos P3A Ponorogo, Supriyadi menjelaskan inisiatif untuk mengurung Hengky datang dari warga setempat yang resah dengan kelakuannya.

"Hengky ini kalau di lepas ngamuk, dan terakhir sempat bawa senjata tajam. Jadi kemarin kamituwo bilang, jika Hengky dilepas warga tidak ada yang berani buka pintu rumah," kata Supriyadi, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Nasib Miris Pria Ponorogo Dikurung di Ruangan Sempit Karena Dianggap Gila, Sang Ibu Ingin Anak Bebas

Untuk itu saat ini Dinsos sedang berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Ponorogo untuk memeriksa secara medis.

"Prosedurnya memang harus ada komunikasi dengan Dinkes, bahwa orang ini sakit, nah baru kami akan beri rekom kemana rumah sakit yang akan dituju," lanjutnya.

Supriyadi sendiri mendapat laporan jika Hengky sudah dikurung di ruangan tersebut selama 1,3 tahun.

Jika dilihat kondisi Hengky memang seperti layaknya orang yang normal.

"Diajak komunikasi juga bisa, main hape juga bisa, namun infonya begitu dikeluarkan dari kamarnya kalau sudah ketemu orang bisa ngamuk," lanjutnya 

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved