Breaking News:

430 Nakes di Lumajang Ditunda Dapat Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Jubir Beber Sebabnya

Mulai Jumat (11/2), Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang memulai dosis kedua suntikan vaksin Sinovac kepada para tenaga kesehatan (nakes)

freepik.com
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk nakes di Lumajang 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Mulai Jumat (11/2), Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang memulai dosis kedua suntikan vaksin Sinovac kepada para tenaga kesehatan (nakes).

Pada suntikan dosis kedua itu ditargetkan kepada 3481 nakes. Sebanyak itu adalah para nakes telah menerima vaksin Sinovac pada minggu sebelumnya.

Suntikan dosis kedua itu ditargetkan selesai dalam 10 hari. Tepatnya tanggal 20 besok. 

Namun, jadwal penyelesaian suntikan dosis kedua ini diperkirakan akan sedikit molor. Sebab hingga hari ini sebanyak 430 nakes ditunda mendapat vaksin Sinovac karena kondisinya kurang prima.

Baca juga: Pisah Ranjang dari Istri, Mantu Berbuat Nekat ke Mertua di Lamongan, Anak Korban dengar Suara Ganjil

"Alasannya macam-macam. Rata-rata gak bisa disuntik karena saat itu sakit meriang, panas, gak enak badan," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius, Jumat (19/2/2021).

Lebih lanjut, dr Bayu menjelaskan, memang vaksinasi tidak dapat langsung diberikan bila kondisi tubuh sedang tidak sehat. Katanya, jika hal tersebut tetap dilakukan justru bisa memperparah kondisi fisik seseorang.

"Jadi harus nunggu sehat dulu. Mangkannya nanti waktu selesainya vaksin tahap pertama ini sedikit molor," ujarnya.

Sementara untuk diketahui data terakhir (18/2) jumlah warga yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 2859 pasien. Sedangkan yang sembuh 2588 orang. Dan yang meninggal 248 jiwa.

dr Bayu pun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjaga imun tubuh.

Sehingga diharapkan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lumajang bisa kembali melandai dan segera cepat berakhir.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved