Breaking News:

Fasilitas Wisata Kera Nepa Sampang Rusak, Kades Harapkan Adanya Perbaikan dari Pemerintah Daerah

Sejumlah fasilitas di Destinasi Wisata Kera Nepa, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tidak terawat

TribunJatim.com/ Hanggara
Kondisi fasilitas tempat wisata Kera Nepa 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Sejumlah fasilitas di Destinasi Wisata Kera Nepa, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura tidak terawat.

Hal itu dibuktikan dengan kondisi fasilitas banyak yang rusak seperti, jembatan, gazebo, dan toilet.

Bahkan, sejumlah tempat lainnya terlihat kotor dan berserakan.

Kepala Desa Batioh Kecamatan Banyuates, Sampang Suud mengakui jika saat ini keberadaan sejumlah fasilitas di Wisata Kera Nepa memang sudah banyak yang rusak.

Sebab, selama dua tahun terakhir tidak ada pembangunan yang dilakukan oleh dinas terkait.

Baca juga: Pisah Ranjang dari Istri, Mantu Berbuat Nekat ke Mertua di Lamongan, Anak Korban dengar Suara Ganjil

"Perbaikannya tanggung jawab dinas dan hingga saat ini masih belum ada perbaikan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (19/2/2021).

Dijelaskan, sejak 2017 Wisata yang berlokasi di wilayah desanya itu sudah diambil alih oleh pemerintah daerah.

Namun, pengelolanya tetap masyarakat sekitar.

Maka dari itu, setiap tahunnya pengelola wajib menyetorkan Rp. 3,6 juta pertahunnya kepada pemerintah daerah sebagai bentuk kontribusi dari hasil pengelolaan objek wisata.

"Sebelumnya milik masyarakat setempat, tapi beberapa tahun yang lalu sudah MoU," terang Suud.

Mengetahui hal itu pihaknya berharap ada perbaikan dari dinas terkait, untuk menarik minat pengunjung dan keselamatan.

Sementara, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disporabudpar) Sampang Ibni Abdi Rahman menyampaikan, jika saat ini pihaknya masih menunggu perampungan akses jalan untuk menuju destinasi wisata Kera Nepa.

Sehingga, beberapa tahun terakhir tidak bisa melakukan pembangunan di wisata yang terletak di Pantai Utara tersebut.

"Pembangunan akses jalan ke destinasi wisata ini untuk mempermudah pengunjung untuk pergi ke lokasi," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved