Breaking News:

Kesadaran Tinggi, Warga Lamongan Kembali Serahkan Kucing Usia 10 Bulan Hutan  ke BKSDA

Diperkirakan populasi kucing hutan (Prionailurus Bengalensis),  hewan yang dilindungi di wilayah hutan Pantura cukup banyak.

TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Penyerahan kucing hutan di Lamongan kepada BKSDA 

Reporter: Hanif Manshuri | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Diperkirakan populasi kucing hutan (Prionailurus Bengalensis),  hewan yang dilindungi di wilayah hutan Pantura cukup banyak. 

Setelah beberapa hari lalu warga Dusun Mencorek, Desa Sendangharjo,Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, secara sukarela menyerahkan dua anakan kucing hutan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), kali  ini warga Desa Lohgung, Kecamatan  Brondong melakukan hal serupa.

Secara sukarela, Zainal Muttaqin menyerahkan kucing Kuwuk ke  BKSDA, seperti  Masroin sebelumnya.

Baca juga: Pisah Ranjang dari Istri, Mantu Berbuat Nekat ke Mertua di Lamongan, Anak Korban dengar Suara Ganjil

Bedanya, kucing yang baru saja diserahkan Zainal kepada BKSDA tersebut berusia lebih dewasa, yaitu sekitar 10 bulan.

Agus Ariyanto, Kepala Resort Konservasi Wilayah  (RKW) Gresik X Lamongan mengungkapkan, dua ekor kucing tersebut diserahkan setelah sempat dipelihara oleh Zainal.

"Pak Zainal menemukan kedua anak kucing hutan yang diperkirakan baru berumur 5 hari di ladang sekitar hutan Desa Brengkok. Saat ini umurnya sekitar 10 bulan," kata Agus, Jumat (19/2/2021).

Karena sudah cukup lama dipelihara, kucing hutan yang diberi nama Jenny dan Jony tersebut terlihat lucu dan jinak ketika berinteraksi dengan Zainal Muttaqin dan keluarganya.

Zainal Muttaqin sadar, setelah mengetahui bahwa kucing yang dipeliharanya termasuk jenis yang dilindungi negara. 

Anak Zainal,  Diah Putri Wahyuni,  memberi tahu ayahnya dan dengan kesadarannya mereka berinisiatif menyarahkan satwa ini ke negara.

Zainal Muttaqin  juga mengaku terbebani dengan  tingginya biaya pakan untuk kucing hutan  peliharaannya.
"Biaya pakannya cukup tinggi, karena kucing ini memakan daging segar. Apalagi oleh pak Zainal juga dikasih minum susu," kata Agus.

Kucing Kuwuk tersebut dititipkan ke Lembaga Konservasi (LK) Maharani Zoo dan Goa Lamongan, sebelum nantinya dilepaskan kembali ke habitatnya.

Agus menambahkan, dua kali penyerahan kucing hutan yang termasuk satwa dilindungi kepada BKSDA tersebut sebagai bukti  tingginya kesadaran masyarakat Lamongan dalam mendukung upaya pelestarian satwa yang dilindungi. 

"Pak Zainal dan Masroin diantaranya, " kata Agus. (Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved