Breaking News:

Pelaku UMKM di Jember Butuh Food Street dan Payung Hukum

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember diharapkan menyediakan satu tempat penjualan makanan dan oleh-oleh untuk produk UMKM,

sri wahyunik/surya
Komunitas Niaga Jujur Jember ketika bertemu anggota DPRD Jember 

Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember diharapkan menyediakan satu tempat penjualan makanan dan oleh-oleh untuk produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), semacam food street. Hal ini ditegaskan oleh anggota Komunitas Niaga Jujur Jember.

Niaga Jujur merupakan komunitas yang beranggotakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember. Anggotanya adalah ibu-ibu yang memiliki usaha di skala mikro dan kecil. Ada 145 orang pelaku UMKM di Komunitas Niaga Jujur.

Mereka memproduksi aneka macam produk, antara lain makanan, minuman, aksesoris, kerajinan, juga pakaian.

Beberapa hari terakhir, Komunitas Niaga Jujur mendatangi sejumlah instansi untuk mengenalkan komunitas dan produk mereka, juga aspirasi mereka terhadap Pemda Jember. Instansi yang didatangi antara lain DPRD Jember, dan Polres Jember.

Pembina Komunitass Niaga Jujur, Parulian mengatakan, komunitasnya menambatkan harapan kepada Pemda Jember untuk dukungan dan peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Cari Kos Dekat Minimarket di Surabaya, Pemuda Asal Madura 7 Kali Gasak Motor Di Parkiran

Baca juga: Ribuan Pil Dobel L Disita Polres Kediri dari Tangan Pemuda Asal Kandangan Kabupaten Kediri

Baca juga: Bolak-balik Nissa Sabyan Dilabrak, Ririe Fairus Capek Sendiri, Adik Ayus: Lepaskan Abang Saya!

"Salah satunya, kami mengharapkan Pemkab Jember memfasilitasi tempat semacam food street. Ada contoh bagus di Tangerang Selatan. Food street yang khusus menjual makanan dan produk UMKM, juga ada tempat bermain bagi anak. Jadi ketika ada tamu atau wisatawan, bisa diarahkan ke pusat penjualan produk UMKM tersebut," ujar Lian, Jumat (19/2/2021).

Food street itu nantinya harus terintegrasi dengan dunia pariwisata dan perdagangan.

Selain itu, Komunitas Niaga Jujur juga berharap, ada payung hukum untuk UMKM Jember. Payung hukum itu tentunya berpidak kepada pelaku UMKM. Beberapa keberpihakan yang dibutuhkan mereka antara lain kemudahan perizinan usaha, juga izin PIRT (untuk produk makanan).

"Juga ada keharusan bagi tempat usaha menyedikan tempat penjualan produk UMKM, seperti hotel dan minimarket. Lembaga yang menerima tamu, juga sebaiknya diberi oleh-oleh produk UMKM Jember," tegasnya kepada TribunJatim.com.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved