Breaking News:

Plh Bupati Banyuwangi Beber Capaian Kinerja Pembangunan Daerah

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Banyuwangi, Mujiono membeberkan capaian pembangunan daerah tahun 2020.

Surya/Haorrahman
Mujiono menyampaikan saat rapat paripurna penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bupati tahun anggaran 2020, Jumat (19/2/2021). 

Reporter : Haorrahman | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pelaksana Harian (Plh) Bupati Banyuwangi, Mujiono membeberkan capaian pembangunan daerah tahun 2020.

Sejumlah kinerja positif dicatatkan oleh Banyuwangi meski di tengah situasi pandemi ini.

Capaian pembangunan tersebut dilaporkan secara resmi oleh Mujiono pada DPRD Banyuwangi melalui rapat paripurna penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bupati tahun anggaran 2020, Jumat (19/2/2021).

Rapat kali ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Ruliyono dan dihadiri langsung sejumlah anggota dewan asal lintas fraksi. Sedangkan Mujiono mengikuti rapat paripurna secara virtual dari kantor Pemkab Banyuwangi.

Mujiono mengatakan, pada tahun 2020 berbagai program kerja dan inovasi telah direncanakan untuk percepatan pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. Namun, lantaran Pandemi Covid-19 melanda, beberapa program yang telah direncanakan tidak dapat terlaksana dan berakibat pada indikator kinerja daerah yang belum tercapai secara optimal.

Baca juga: Pembunuh Wanita Terapis Pijat Tradisional di Mojokerto Ditangkap, Motifnya ini

Baca juga: Profil-Biodata Ririe Fairus Istri Ayus, Pergoki Suami Selingkuh dengan Nissa Sabyan, Gugat Cerai

Baca juga: Operasi Pencarian Warga Hilang Akibat Tanah Longsor Di Nganjuk Resmi Selesai

Mujiono lantas membeber realisasi dan capaian indikator kinerja utama pemkab, seperti IPM, angka kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi. Dikatakan, IPM Banyuwangi tahun lalu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni menjadi 70,62 alias sebesar 97,95 persen dari target yang ditetapkan.

Selain itu, meski dilanda pandemi Covid-19, Banyuwangi mengalami pertumbuhan ekonomi yang masih tercatat positif, yakni 1,84 persen.

“Hal ini patut disyukuri, di tengah pandemi Covid-19, IPM Banyuwangi masih mengalami peningkatan. Pertumbuhan ekonomi pun meski terkontraksi, namun masih tercatat positif, tidak sampai minus,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Mujiono juga menyampaikan bahwa pandemi covid 19 berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan di Banyuwangi. Angka kemiskinan naik 0,54 persen menjadi 8,06 persen dari tahun sebelumnya yang 7,52 persen.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved