Breaking News:

Pondasi Dapur Milik Warga Situbondo Nyaris Ambruk, Terjadi Saat Pemilik Sedang Tidur

Setelah diguyur hujan lebat, pondasi bangunan dapur milik Suwarno ( 57), warga Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, tiba tiba longsor

TribunJatim.com/ Izi Hartono
Pondasi dapur warga Situbondo nyaris ambruk 

Reporter: Izi Hartono | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO-Setelah diguyur hujan lebat, pondasi bangunan dapur milik Suwarno ( 57), warga Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, tiba tiba longsor, Jumat (19/02/2021), dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Akibatnya, bangunan dapur semi permanen nyaris ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Peristiwa bencana tanah longsor itu terjadi pada saat korban Suwarno dan istri serta anaknya sedang terlelap tidur, dikagetkan suara gemuruh dari belakang rumangnya.

Korban bersama keluarganya yang kaget langsung terbangun dan lari keluar rumahnya. Selanjutnya Suwarno kebelakang rumahnya untuk melihat sumber suara gemuruh tersebut, melihat tanah dibaguan bangunan dapurnya longsor.

Baca juga: Kronologi Puluhan Paus yang Terdampar di Pinggir Bangkalan, Semula 50 Paus Mau Menepi Malam Hari

"Panjang longsor sekitar 6 meter dengan ketinggian 5 meter," ujar Ipung, anggota Pusdalop BPBD Situbondo kepada Surya.

Ipul menjelaskan, sejak bulan Pebruari 2021, sudah ada beberapa bangunan rumah dsn dapur warga yang longsor.

"Data kita sudah ada empat kejadian  tanah longsor," katanya.

Dikatakan, pihaknya bersama Forkopimcam dan warga bergotong royong bersama sama untuk mempebaiki tanah longsor yang menimpa warga.

"Untuk sementara kita menggunakan karung sak dengan diisi tanah untuk menimbun tanah yang longsor itu," jelasnya.

Selama musim hujan ini, lanjut Ipung, pihak BPBD telah menghimbau kepada masyarakat yang kondisi bangunan rumahnya rawan tanah longsor untuk berhati hati.

"Kita selalu mensosialisasikan kepada masyarakat, teruma masyarakat dipemukiman yang rumahnya rawan terjadi tanah longsor," pungkasnya. ( Surya/ izi)

Penulis: Izi Hartono
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved