Breaking News:

Antisipasi Ledakan, Petugas Keluarkan Kandungan Gas dari Lambung Bangkai Ikan Paus

ikan paus jenis whale menjelang proses penguburan di pesisir Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (20/2/2021)

Ahmad Faisol/Surya
Bangkai ikan paus jenis pilot whale diangkat eskavator dalam proses penguburan di pesisir Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (20/2/2021) 

Reporter : Ahmad faisol | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Bagi masyarakat awam, keputusan petugas menusuklan pisau pada bagian lambung ikan-ikan paus jenis whale menjelang proses penguburan di pesisir Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura,  Sabtu (20/2/2021) terbilang ekstrem.

Namun, tindakan tersebut bukan tanpa alasan. Proses pembusukan yang menyebabkan pencairan organ serta penumpukan berbagai gas seperti karbondioksida, metana, dan nitrogen.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Haryanto mengungkapkan, penumpukan beragam jenis gas yang tercipta akibat proses pembusukan dalam tubuh ikan paus berpotensi mengakibatkan terjadniya ledakan.

“Bangkai-bangkai paus mulai nampak mengembang. Informasi dari BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam), potensi terjadinya ledakan bisa terjadi dalam waktu 48 ke depan,” ungkap Didik kepada Surya usai proses penguburuan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengerahkan dua unit eksavator milik Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur untuk memperlancar proses penguburan sebanyak 48 bangkai ikan paus di pesisir Desa Patereman, Kecamatan Modung.

Selain Kapolres AKBP Didik, Kepala Bidang BKSDA Jawa Timur Wiwid Widodo dan konsultan paus dan lumba-lumba Kementerian Kelautan dan Perikanan turut hadir dalam proses penguburan.

Baca juga: Rizky Billar Pernah Sindir Rizki DA Mantan Lesty Kejora Kurang Cerdas, Dedek Ungkap Alasan Putus

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Tradisional Pamekasan Naik, Hari Ini Tembus Rp 125.000 Per Kg

Baca juga: Dua Eskavator Butuh Waktu 7 Jam Mengubur 48 Ekor Ikan Paus Mati di Pesisir Bangkalan

Hadir pula mendapingi Danramil Modung Kapten Inf Nurhamzah, Kasat Intelkam Polres Bangkalan AKP Akhmad Junaidi, Kapolsek Modung AKP Suwaji, Camat Modung Heri Arifin, dan Kepala Desa Patereman Auda Fardian

“Karena itu, kandungan beragam gas dalam tubuh bangkai ikan paus dikelurkan sebelum dikubur. Letusan tubuh dari jasad paus berbahaya dan sangat ekstrem karena ukuran tubuhnya yang sangat besar,” jelas Didik.

Ia menjelaskan, beberapa ikan paus jenis pilot whale yang terdampar sejak Kamis (18/2/2021) malam memiliki beragam ukuran. Dengan ukuran terpanjang mencapai 5 meter hingga 6 meter.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved