Breaking News:

Claresta Alim, Pendiri Indonesia Dance Company Ternyata asal Surabaya

Dari situ, Claresta Alim “pentas”. Dalam perjalanan panjang, baju balet itu menjadi titik awal hingga menjadi pengajar tari balet professional

Elma Gloria Stevani/surya
Claresta Alim saat mengajari anak didiknya 

Reporter : Elma Gloria Stevani | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Panggung dengan para penari bergerak gemulai selalu menarik perhatian. Meski di Indonesia pentas balet belum menjadi pertunjukan rutin seperti di luar negeri, para pebalet Indonesia justru diperhitungkan di kejuaraan balet dunia.

Claresta Alim (29) bersemangat saat menceritakan bagaimana dirinya mengenal tari balet. Semua dimulai dari sang nenek, Marlupi Sijangga yang meminta asistennya untuk memakaikan baju balet kepada Claresta Alim.

Dari situ, Claresta Alim “pentas”. Dalam perjalanan panjang, baju balet itu menjadi titik awal hingga menjadi pengajar tari balet professional yang melanglang buana.

“Saat kecil itu aku masih biasa saja menilai tari balet. Jadi, saat umur 2,5 tahun, Oma (Marlupi Sijangga) memang mengajar balet di rumah dan studio. Aku tinggal dengan Oma sejak bayi sampai TK,” kata pengajar tari balet profesional di Bali, akhir Januari 2021.

Perlahan, tari balet dikenalkan oleh Marlupi Sijangga kepada Claresta kecil. Neneknya meminta tolong seorang asisten untuk membantu memakaikan baju balet untuknya. Claresta kecil malah berteriak dan menolak permintaan sang nenek hingga tangis pun pecah.

“Ayo Tjiek In, pakaikan baju balet, begitu kata Oma. Aku menangis,” kenangnya sambil tertawa geli.

Akan tetapi, masa emas Claresta memang ada di sekitar balet. Ia melihat segala aktivitas balet sejak membuka mata hingga merem lagi.
Tidak heran bila akhirnya telinganya akrab dengan musik klasik pengiring gerakan balet. Matanya terbiasa menyaksikan liukan gerakan yang dilakukan Oma bersama mereka yang berlatih. Tidak heran jika akhirnya ia melebur dalam dunia balet.

Nenek Claresta Alim, Marlupi Sijangga punya peran besar. Marlupi adalah seniman tari Indonesia dan pendiri sekolah balet Marlupi Dance Academy. Marlupi Sijangga pula yang menjadi inspirasi bagi Claresta Alim dalam menekuni tari balet.

“She always has been my inspiration,” terang Claresta. Jadilah ia sebagai generasi ketiga dalam dinasti balet Indonesia.
Wanita kelahiran 15 Agustus 1991 itu berlatih dua kali dalam seminggu selama satu jam, hingga saat ini. Ia menikmati setiap gerakan. Ia juga menikmati proses yang diamati dari anak-anak yang berlatih.

Halaman
123
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved