Breaking News:

Besok 17 Kepala Daerah Terpilih di Jatim ke Grahadi, Ikuti Gladi Resik Pelantikan Secara Offline

17 kepala daerah terpilih dalam Pilkada Serentak 2020 diundang ke Gedung Negara Grahadi besok Rabu (23/2/2021). Bakal ikuti gladi resik pelantikan.

Tribunjatim.com/Trianakusuma
Gedung Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Asisten Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim Jempin Marbun menegaskan, waktu pelaksanaan pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 belum diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri

Namun, besok Rabu (23/2/2021), akan digelar gladi resik secara langsung di Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya bagi 17 Kepala Daerah tepilih di Jawa Timur (Jatim). 

17 kepala daerah terpilih yang telah ditetapkan KPU diundang dalam gladi resik besok, yakni kepala daerah terpilih Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya Kabupaten Situbondo.

Baca juga: BREAKING NEWS - Sempat Absen Latihan Perdana, Nurdiansyah Putuskan Keluar Dari Arema FC

Baca juga: Teknis Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Terpilih Tunggu Keputusan Pemprov Jatim

Kepala daerah terpilih Kabupaten Lamongan Kabupaten Kediri, Kabupaten Sumenep, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Blitar, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo juga diundang untung menghadiri gladi resik tersebut.

“Kalau untuk kepastian tanggal pelantikan, kita masih menunggu dari Kemendagri. Karena nasional itu kan serentak. Kalau besok kita undang kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 untuk melakukan gladi resik,” kata Jempin, Selasa (23/2/2021). 

Gladi resik akan dilakukan di Grahadi pada pukul 13.00 WIB secara offline sebagai persiapan.

Menurut Jempin, gladi resik ini sebagai persiapan saja. Sengaja dilakukan secara offline, agar nanti jika Kemendagri meminta pelantikan dilakukan offline semua tetap dalam kondisi yang siap.

“Jadi nanti kalau online ya tidak masalah. Tapi kalau offline bisa maka kita sudah gladi resik jadi tidak bingung,” tegas Jempin.

Baca juga: Jalan Rusak Hampir Semua Wilayah di Sidoarjo, Cepat Perbaiki Jangan Cuma Banyak Alasan

Baca juga: Beda Anak Adopsi di Mata Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri, Begini Penjelasan PA Surabaya

Lebih lanjut surat undangan untuk gladi resik telah dikirimkan ke masing-masing daerah.

Pemprov Jatim menyarankan agar yang datang gladi resik adalah kepala daerahnya secara langsung dan tidak diwakilan. 

Sebab nantinya saat pelantikan yang menjalani tahapan demi tahapan adalah mereka secara langsung dan tidak diwakilkan. 

Sebelumnya, Jempin sempat mengatakan bahwa pelantikan akan dilakukan antara tanggal 25 atau 26 Februari 2021. Namun nyatanya hingga saat ini belum ada kepastian yang diterima Pemprov Jatim.

“Kami juga menunggu. Kalau informasi terakhir saat pusat meminta penunjukan Plh, disebutkan pelantikan akan dilakukan akhir Februari 2021, tapi untuk tanggal pastinya sampai sekarang kami belum terinformasi,” pungkas Jempin

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved