Breaking News:

Curi Vivo Y 30 Milik Majikan Lalu Dijual Rp 500 Ribu, Pria Karangandong Dikeler ke Mapolsek Kedamean

Curi handphone majikannya saat ngopi.Vivo Y 30 dijual Rp 500 ribu. Warga Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo dikeler ke Mapolsek Kedamean.

ISTIMEWA/POLSEK KEDAMEAN
Arifin (kanan) saat menunjukkan handphone curiannya di Mapolsek Kedamean, Senin (22/2/2021). 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Segelas kopi yang diseduh Arifin warga Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo pada Minggu (21/2/2021) menjadi yang terakhir kalinya.

Sebab, pria berambut cepak ini kini harus meringkuk di balik jeruji besi usai nekat mencuri handphone milik bosnya sendiri saat ngopi.

Lelaki 43 tahun itu menjual barang curian berupa handphone Vivo Y 30 kepada temannya yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga: BAHAYA Modifikasi Motor Pada Bagian Sektor Kelistrikan: Si Jago Merah Bisa Muncul Tiba-Tiba

Baca juga: Jabat Plt Ketua DPD PAN Kota Blitar, Heri Romadhon Janji Kembalikan Kursi PAN di DPRD

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) ke -3e KUHP.

Kapolsek Kedamean AKP Ali Syaiful melalui Kanitreskrim Aiptu Mokhamad Arifin menjelaskan, pelaku sedang ngopi di depan rumah korban di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean.

Saat itu pelaku kemudian melihat ada handphone di kursi panjang, tepat di sebelah pelaku.

Dirasa aman tanpa ada yang mengawasi. Pelaku langsung mengambil dan pindah ke warung kopi lain.

Baca juga: Kepala BPOM RI Apresiasi Kesiapan Vaksin Covid-19 di Dinkes Jatim: Fasilitas Lengkap, Sesuai Standar

Baca juga: Bimbang, Anak dan Istri Siapa yang Lebih Didahulukan? Begini Penjelasan Gus Baha

Di warung kopi yang baru itu, pelaku menawarkan handphone itu kepada seorang pria berinisial SA seharga Rp 500 ribu.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved