Breaking News:

Jalan Rusak Hampir Semua Wilayah di Sidoarjo, Cepat Perbaiki Jangan Cuma Banyak Alasan

Jalan rusak terjadi di hampir semua wilayah di Sidoarjo. Kondisinya pun sudah sangat memprihatinkan. Di mana-mana lubang jalan menganga

TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono saat melihat langsung kondisi Jalan Raya Sedati di Desa Wedi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Selasa (19/1/2021). 

Reporter : M Taufik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Jalan rusak terjadi di hampir semua wilayah di Sidoarjo. Kondisinya pun sudah sangat memprihatinkan. Di mana-mana lubang jalan menganga, namun tak segera ada perbaikan dari pemerintah.

Hampir setiap hari warga mengeluh, melalui media sosial dan sebagainya. Kritik dan desakan juga terus mengalir dari berbagai kalangan. Namun tetap saja sampai sekarang masih banyak lubang jalan menganga di mana-mana, mengancam nyawa pengguna jalan.

Kali kesekian, DPRD Sidoarjo mengundang Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo untuk membahas tentang kinerjanya seputar penanganan kerusakan jalan.

“Kami minta agar bergerak, jangan banyak alasan lagi. Kami beri waktu selama satu minggu, kalau tidak ada progres, akan kami panggil lagi Dinas PUBMSDA,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswandoko usai hearing dengan Dinas PUBMSDA, Selasa (23/2/2021).

Menurutnya, kondisi jalan di Sidoarjo sudah sangat memprihatinkan. Kerusakan parah terjadi di mana-mana, tapi tak kunjung ada perbaikan.Tapi setiap kali hearing bersama dewan, selalu ada saja alasan dari dinas yang bertugas menangani jalan rusak itu.

Baca juga: Kabar Gembira, Pertengahan Bulan Maret Penyelenggaran Ibadah Umrah Bisa Dibuka Kembali

Baca juga: Lazio vs Bayern Munchen, Ini Pilihan Klose Soal Adu Tajam Immobile dan Lewandowski

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Dhuafa Komunitas Debu Langit Luncurkan Program COD

“Beberapa kali alasannya kurang SDM, satgasnya kurang, dan sebagainya. Makanya kami merekomendasi agar Dinas PUBMSDA menambah jumlah tim satgas perbaikan jalan. Karena saat ini hanya memiliki tiga satgas, kami minta ditambah jadi sembilan tim satgas,” lanjutnya.

Dengan penambahan itu, tentu diharapkan kinerjanya juga semakin maksimal. Dan tidak ada lagi alasan kekurangan SDM atau sebagainya ketika kondisi jalan rusak di berbagai wilayah butuh segera diperbaiki.

"Alasannya klasik, ngomong kekurangan SDM. Makanya kami rekomendasikan agar menambah menjadi sembilan tim. Supaya bisa mengcover jalan rusak di 18 kecamatan di Sidoarjo,” imbuh politisi Partai Gerindra tersebut kepada TribunJatim.com.

Pihaknya juga berharap, adanya kucuran anggaran Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) untuk penanganan jalan, tetap dikawal oleh dinas. Termasuk pengawalan dalam realisasi perbaikan jalan rusak.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved