Breaking News:

Niat Perbaiki Rumah, Petani di Tulungagung Malah Masuk Penjara Karena Potong Kayu Jati Perhutani

Niat perbaiki rumah, petani di Tulungagung malah mendekam di penjara setelah memotong kayu jati milik Perhutani.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tersangka Ltb, petani asal Desa Ngubalan, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, dan barang bukti kayu jati hasil curian, Selasa (23/2/2021). 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Polisi dan polisi hutan menyita 21 potong kayu jati dari rumah Ltb (39), seorang petani asal Desa Ngubalan, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung.

Ltb adalah tersangka penebangan sejumlah pohon di area hutan milik Perhutani.

Polisi juga menyita gergaji tangan dan kapak untuk menebang pohon-pohon itu.

"Jadi ada saksi yang curiga, setelah melihat ada tumpukan kayu jati di rumah seorang warga," terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat, Selasa (23/2/2021).

Warga yang melihat tumpukan kayu jati tidak semestinya itu mengadu ke Perhutani, dan diteruskan Polsek Kalidawir.

Polisi dari Polsek Kalidawir dan Perhutani segera memeriksa ke lokasi yang disebutkan.

Pemilik rumah mengaku tumpukan kayu itu bukan miliknya, tapi titipan dari Ltb.

Baca juga: Berikut 16 Syarat Pengelola Wisata Tulungagung yang Ajukan Izin Kembali Beroperasi di Masa Pandemi

Baca juga: Tergoda Bisnis Batu Bara di Kalimantan, Petani Madiun Gadaikan 3 Mobil Temannya Buat Tambah Modal

"Petugas kemudian menginterogasi Ltb untuk memastikan asal kayu-kayu itu," sambung Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat.

Di depan petugas, Ltb mengaku telah mencuri pohon di area hutan Perhutani.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved