Breaking News:

Suci Agustina Kisahkan Perjuangan Cinta Lewat Koleksi Busana Se Battre Pour L'Amour

Bekerja sama dengan Rumah Gemilang Indonesia, owner SZ Model Management Suci Agustina membuat rancangan busana terbaru bertemakan perjuangan cinta.

Dok/Suci
Referensi penggunaan hijab polycotton dari Suci Agustina Lestari, founder managemen model muslimah di Surabaya, SZ Model Management. 

Reporter : Akira Tandika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bekerja sama dengan Rumah Gemilang Indonesia, owner SZ Model Management Suci Agustina membuat rancangan busana terbaru bertemakan perjuangan cinta.

Meski dapat dimaknai secara universal, namun pada koleksi busana kali ini, Suci ingin menampilkan perjuangan cinta seluruh masyarakat terhadap pandemi Covid-19.

Suci mengatakan, koleksi Se Battre Pour L'Amour diambil dari bahasa Perancis yang berarti perjuangan cinta.

"Ide tema untuk membuat busana kali ini memang sangat dekat dengan kehidupan yang sedang kita jalani selama satu tahun terakhir. Bagaimana masyarakat berjuang melawan pandemi, berjuang agar tetap bisa bersama dengan orang tercinta dalam kondisi sulit," terang Suci Agustina kepada TribunJatim.com.

Dalam koleksi Se Battre Pour L'Amour, Suci menampilkan banyak warna. Namun bila dilihat, terdapat dua jenis warna yakni, terang dan gelap.

Baca juga: Diusir dari Istana, Soekarno Bawa Benda Terakhir, Sengaja Dibungkus Kertas Agar Soeharto Tak Tahu

Baca juga: Kabar Gembira, Pertengahan Bulan Maret Penyelenggaran Ibadah Umrah Bisa Dibuka Kembali

Baca juga: Curi Vivo Y 30 Milik Majikan Lalu Dijual Rp 500 Ribu, Pria Karangandong Dikeler ke Mapolsek Kedamean

"Untuk busana berwarna terang, menggambarkan perjuangan, harapan, dan kebahagiaan. Sementara yang berwarna gelap, adalah kekhawatiran, kesedihan, serta pandemi saat ini juga masuk ke dalamnya," jelas Suci Agustina kepada TribunJatim.com.

Koleksi Se Battre Pour L'Amour menggunakan paduan bahan seperti, katun, satin, dan kain tile.

Untuk bahan katun, dipakai untuk dalaman. Baru ditumpuk satin sebagai furing. Sentuhan terakhir menambahkan bahan tile untuk memberikan aksen rampel yang menggambarkan gelombang.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved