Breaking News:

Sudah 2 Hari KA dari Surabaya ke Jakarta Batal Jalan Gegara Ibukota Banjir: Batu Rel Tergerus

Banjir di Jakarta yang tak kunjung surut telah mengakibatkan perjalan KA Jarak Jauh dari Surabaya tujuan Jakarta mengalami batal jalan

TribunJatim.com/ Wiwit Purwanto
Jadwal kereta api terganggu karena banjir Jakarta 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banjir di Jakarta yang tak kunjung surut telah mengakibatkan perjalan KA jarak jauh dari Surabaya tujuan Jakarta mengalami batal jalan.

Bahkan pembatalan perjalanan KA Jarak Jauh dari Surabaya ke Jakarta sudah berlangsung selama dua hari, yakni sejak kemarin Senin (21/2/21) hingga hari ini, Selasa (22/2/22).

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menjelaskan KA yang mengalami batal jalan pada Senin kemarin adalah KA 253 Jayakarta (Surabaya Gubeng-Pasar Senen), KA 129 Dharmawangsa (Surabaya Pasarturi-Pasarsenen), KA 75 Bima (Surabaya Gubeng-Gambir), KA 77 Sembrani (Surabaya Pasarturi-Gambir), KA 3 Anggrek (Surabaya Pasarturi-Gambir) dan KA 71 Gajayana (Malang-Gambir).

Sementara untuk yang hari Selasa ini adalah KA Jayabaya (Malang - Pasar Senen), KA Jayakarta (Surabaya Gubeng - Pasar Senen), KA Dharmawangsa (Surabaya Paaarturi - Pasar Senen), KA Argo Bromo Anggrek pagi (Surabaya Pasarturi - Gambir).

Baca juga: Nasib Sial Pedagang Bakpao di Kediri Dagangan Belum Habis, Pulang Ditabrak Pengendara Motor

Serta juga KA Gajayana relasi Malang - Gambir, KA Bima (Surabaya Gubeng - Gambir), KA 76 Argo Bromo Anggrek malam (Surabaya Pasarturi - Gambir).

Adapun jika ditotal, kata Luqman, selama dua hari itu ada sebanyak 13 perjalanan KA Jarak Jauh, keberangkatan dari wilayah Daop 8 yang batal jalan gegara banjir di Ibukota yang tak kunjung surut.

Luqman menambahkan, banjir di Jakarta itu tidak hanya membuat jalur rel diwilayah Daop 1 tergenang, namun juga mengakibatkan pondasi batu balas pada rel tergerus.

"Banjir yang mengalir cukup deras diwilayah Daop 1, khususnya di petak jalan antara Stasiun Kedunggedeh - Lemah Abang Km 55 +100 sampai dengan KM 53+600 juga mengakibatkan pondasi batu rel tergerus air, khususnya batu balas, sehingga memerlukan waktu untuk proses perbaikan prasarana jalur rel," tandasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved