Breaking News:

Penanganan Covid

Dinkes Nganjuk Terima 1660 Dosis Vaksin Covid-19, Hanya 10 Persen dari Data Usulan Penerima Lanjutan

Dinas Kesehatan Nganjuk menerima 1.660 dosis vaksin Covid-19, namun ini hanya 10 persen dari data usulan penerima vaksin lanjutan.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Vaksin Covid-19 yang diterima Dinkes Kabupaten Nganjuk disimpan dalam tempat khusus di gudang penyimpanan, Rabu (24/2/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kabupaten Nganjuk kembali mendapatkan kiriman vaksin Covid-19 sebanyak 1.660 dosis dari Provinsi Jawa Timur.

Tambahan vaksin Covid-19 yang diterima Kabupaten Nganjuk tersebut hanya 10 persen dari usulan data yang dikirim ke Pemprov Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, Ahmad Noeroel Cholis mengatakan, program vaksinasi tahap berikutnya diperuntukkan bagi petugas pelayanan publik. Yakni untuk TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), serta pejabat pelayanan publik lainnya.

"Namun karena jumlah vaksin yang diterima hanya 10 persen dari data yang kami kirim, maka vaksin akan diprioritaskan untuk pejabat pelayanan publik dengan skala prioritas," kata Ahmad Noeroel Cholis, Rabu (24/2/2021).

Selain itu, dikatakan Ahmad Noeroel Cholis, vaksin Covid-19 itu juga akan digunakan untuk menyelesaikan jatah para tenaga kesehatan (nakes) yang belum menerima vaksin.

Rencananya, akan segera dilakukan pendistribusian vaksin tahap kedua secara bertahap ke fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Penerapan PPKM Mikro di Nganjuk Dinilai Sukses Turunkan Penambahan Kasus Positif Covid-19

Baca juga: Butuh Modal Bisnis Batu Bara di Kalimantan, Petani Asal Madiun Gelapkan Tiga Mobil Rental Rekannya

Untuk pemberian 1.660 vaksin itu sendiri, menurut Ahmad Noeroel Cholis, akan dibagi menjadi dua tahap.

Di mana akan dipastikan setiap penerima vaksin dapat menerima dua kali vaksinasi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi waktu pengiriman vaksin dari Dinkes Provinsi Jawa Timur selanjutnya.  

"Tetapi kami akan upayakan vaksin yang diberikan harus sesuai dengan jumlah sasaran, jadi kami bisa memastikan bahwa mereka nantinya akan mendapatkan dua kali suntikan vaksin dalam rentang waktu dua minggu," tutur Ahmad Noeroel Cholis.

Baca juga: Polres Nganjuk Aktif Berikan Bantuan Trauma Healing Pada Warga Terdampak Bencana Longsor

Baca juga: BREAKING NEWS: Seruduk Truk di Tikungan Tajam Ponorogo, Xenia Ringsek dan Ban Copot, Sopir Terjepit

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved