Breaking News:

Resmi Dilantik Sebagai Bupati dan Wabup, Ikfina-Al Barra Siap Majukan Mojokerto Dimulai dari Desa

Setelah resmi dilantik menjadi bupati dan wakil bupati, Ikfina-Al Barra siap memajukan Mojokerto dimulai dari desa.

TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Ikfina Fahmawati dan Muhammad Al Barra resmi dilantik sebagai Bupati Mojokerto dan Wakil Bupati Mojokerto oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/2/2021). 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasangan Ikfina Fahmawati dan Muhammad Al Barra resmi dilantik sebagai Bupati Mojokerto dan Wakil Bupati Mojokerto oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/2/2021) pukul 13.00 WIB.

Pelantikan itu dilakukan secara ketat dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona) dan pembatasan kerumunan.

Seusai dilantik, Ikfina Fahmawati menegaskan, pihaknya akan segera tancap gas untuk melakukan tugas-tugasnya sebagai bupati, bersama Gus Barra sebagai wakil bupati.

Ia mengatakan, satu di antara yang menjadi prioritas adalah melakukan langkah-langkah strategis dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 di Kabupaten Mojokerto cukup membuat ekonomi menurun.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Pria Terduga Teroris di Jabon Mojokerto, Warga Sebut Pelaku Jarang Bersosialisasi

Baca juga: Ikfina Fahmawati Ukir Sejarah di Bumi Majapahit, Perempuan Pertama yang Menjabat Bupati Mojokerto

Sehingga ia berkomitmen untuk membawa Mojokerto bangkit dengan getol melakukan upaya menurunkan penyebaran Covid-19, dan juga memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi.

"Dampak Covid-19 menjadi dampak yang tidak bisa dipungkiri. Maka kita akan segera melakukan langkah strategis untuk melakukan penanggulangan, dan memulihkan ekonomi dengan mengintervensi mereka yang terdampak," tegas Ikfina.

Tidak hanya itu, ia mengaku juga sejalan dengan tekad dan semangat gubernur Jawa Timur untuk mengentaskan kemiskinan desa.

Ia dan Gus Barra mengaku ingin menjadikan desa sebagai prioritas pembangunan.

Baca juga: 48 Hektare Aset Pemkab Tulungagung Bekas Sungai Ngrowo Masih Dikuasai Warga, DPKP Mendata Ulang

Baca juga: 4 Pasangan Bukan Pasutri Terjaring Razia Kos Mojokerto, Kelimpungan Tak Bisa Tunjukkan Surat Nikah

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved