Penanganan Covid

442 Jurnalis di Surabaya Ikut Vaksinasi Covid-19 Bersama PWI dan Pemprov Jawa Timur

442 jurnalis dari berbagai media di Surabaya mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bersama PWI dan Pemprov Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Jurnalis mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Gedung Bina Loka Kantor Pemprov Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Sabtu (27/2/2021). 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua turut memasukkan kelompok jurnalis dalam sasaran, Sabtu (27/2/2021).

Sebanyak 442 orang jurnalis yang tergabung dari berbagai instansi dan kelompok kerja wartawan divaksin Covid-19 di Gedung Bina Loka Kantor Pemprov Jawa Timur, Jalan Pahlawan.

Langkah ini sekaligus menguatkan tekad menuntaskan dan mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi para pemberi layanan publik di Jawa Timur.

Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim menjelaskan, kegiatan vaksinasi Covid-19 ini digelar atas kerja sama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dari 442 orang jurnalis dan insan pers yang ikut dalam vaksinasi hari ini, datang dari puluhan media cetak, elektronik, dan online yang ada di Kota Surabaya.

Baca juga: Menkes Budi Gunadi dan Gubernur Jatim Khofifah Tinjau Vaksinasi Covid-19 Lansia di Surabaya

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, 6 Titik Jalan Piket Nol Longsor, Putus Jalur Lumajang-Malang, Akses Ditutup

"Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang melalui Dinas Kesehatan Pemprov Jatim telah memfasilitasi kami untuk divaksinasi Covid-19," kata Ainur Rohim.

Karena jurnalis masuk dalam pemberi layanan publik dan masuk dalam mereka yang rentan terpapar Covid-19, maka dengan vaksinasi ini, diharapkan bisa menjadi upaya untuk melindungi jurnalis, terutama yang terjun langsung ke lapangan dan melakukan peliputan berita.       

"Sebab vaksinasi Covid-19 untuk wartawan sangat penting. Bukan hanya untuk meningkatkan imunitas bagi wartawannya sendiri, melainkan juga untuk menjaga keselamatan narasumbernya di tengah pandemi Covid-19," kata dia.

Kegiatan vaksinasi untuk jurnalis dan insan pers bukan hanya digelar di Kota Surabaya saja. Namun juga dilakukan di kabupaten/kota lain di Jawa Timur. Bahkan pelaksanaannya sudah dilakukan terlebih dulu.

Baca juga: Putus Penularan Covid-19, Pemkab Ponorogo Optimalkan Distribusi Vaksin Menuju Herd Immunity

Baca juga: Viral Detik-detik Truk Trailer Hantam Rumah di Tuban Gara-gara Diadang Anak Punk yang Mau Menumpang

Tapi, meski sudah divaksin, ia mengingatkan agar para jurnalis tetap menegakkan protokol kesehatan.

Dia menegaskan, telah divaksin bukan berarti bebas tidak bermasker dan tidak menjaga jarak. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

"Meskipun sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, kami berharap teman-teman wartawan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat saat menjalankan tugas di lapangan dan di manapun beraktivitas," katanya.

Setelah menjalani suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama hari ini, para peserta vaksinasi dijadwalkan memperoleh suntikan dosis kedua pada dua pekan ke depan.

Baca juga: Kebun Durian Kembang Kuning Madiun Tawarkan Kelezatan Durian Langsung dari Pohon Kaki Gunung Wilis

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang di Kota Malang Bakal Dilaksanakan di Tiap Pasar

Di tempat sama, Ketua Satuan Tugas Kuratif Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, vaksinasi untuk pekerja media menjadi salah satu yang penting sehingga harus dilakukan.

"Pekerja media masuk prioritas tahap kedua, bersama di sektor pelayan publik lainnya dan warga lanjut usia," kata Direktur Utama RSUD dr Soetomo Surabaya tersebut.

Hari ini ada sekitar 532 orang yang divaksin. Per hari ini berdasarkan data dari pihak Dinas Kesehatan Jawa Timur dan tim RSUD dr Soetomo Surabaya, sudah ada sebanyak 30 persen vaksin yang telah disuntikkan dari jumlah distribusi vaksin tahap dua termin pertama yang diterima Jawa Timur.

Turut memantau langsung kegiatan vaksinasi ini, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, Kepala BPSDM, Aries Agung Paewai, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Agung Subagjo beserta Kepala Biro Umum, Yanuar Rachmadi.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved