Breaking News:

Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Dorong Dinas Untuk Beri Ruang Bagi Pelaku Seni dan Budaya

(DPRD) Kabupaten Pasuruan Sugiarto mendorong Pemkab Pasuruan untuk memberikan ruang bagi para pelaku kesenian dan kebudayaan.

(Surya/Galih Lintartika)
Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Sugiarto saat ngobrol bersama pelaku seni dan budaya. 

Reporter : Galih Lintartika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan Sugiarto mendorong Pemkab Pasuruan untuk memberikan ruang bagi para pelaku kesenian dan kebudayaan.

Hal itu disampaikan Sugiarto , politisi asal Partai Golkar ini saat ngobrol bareng dengan para pelaku seni dan kebudayaan Pasuruan di Kampubg Pancar Air, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/2/2021).

Pria yang duduk di komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan ini mengatakan, di masa pandemi ini pelaku kesenian dan kebudayaan seharusnya tetap diberikan ruang dan kelonggaran dalam menjalankan profesinya.

"Bagi para pelaku seni, aktifitas mereka itu tidak sekedar uri uri budoyo ataupun hobi belaka. Berseni itu bagian dari denyut nadi perekonomian mereka selama ini," kata Sugiarto kepada TribunJatim.com.

Dia meminta Dinas Pariwisata bisa menjadi rumah bagi para pelaku seni budaya. Harusnya, mereka bisa mengayomi dan memfasilitasi teman - teman pelaku seni dan budaya dengan pemangku kepentingan.

Baca juga: Tolak Tawaran Persebaya, Ini Alasan Teguh Amiruddin Pilih Bertahan di Arema FC

Baca juga: Mensos Risma Ungkap 2 Alasan Setop Santunan Kematian Covid-19: Dapat dari Mana Uangnya?

Baca juga: Bisa Tes Covid-19 dengan GeNose C19 Sebelum Naik Kereta Api, KAI Daop 8: Harus Penuhi 5 Syarat Ini

"Saya kira bisa itu dikoordinasikan. Saya jujur miris mendengar cerita teman - teman pelaku seni budaya yang dibubarkan dan dirazia oleh gugus tugas dan aparat penegak hukum saat beraktivitas," jelas dia.

Selama ini, semua kegiatan seni budaya yang ada di Pasuruan selalu dibubarkan dengan dalih tidak menerapkan protokol kesehatan. Atau bisa jadi, dilarang dan izinnya tidak dikeluarkan.

"Saya berharap, dinas bisa menangkap keluhan dan aspirasi dari teman - teman ini. Kalau masalah penerapan protokol kesehatan, saya kira teman - teman pelaku budaya bisa menerapkannya," ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Sugiarto juga menyebut, seharusnya dinas bisa menjadikan pelaku seni sebagai pihak yang digandeng untuk terus mensosialisasikan dan membantu mengedukasi masyarakat akan pentinhnya penerapan protokol kesehatan.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved