Breaking News:

Kasus Covid-19 Terus Melandai, Pembelajaran Tatap Muka di Tuban Masih Tunggu Petunjuk Pusat

Meski kasus sebaran Covid-19 terus melandai, pembelajaran tatap muka di Tuban masih menunggu petunjuk pusat.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ilustrasi pembelajaran tatap muka - Kasus Covid-19 Terus Melandai, Pembelajaran Tatap Muka di Tuban Masih Tunggu Petunjuk Pusat. 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Saat ini, angka kasus Covid-19 (virus Corona) di Kabupaten Tuban terus melandai. 

Menurut data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, per Sabtu (27/2/2021), semua kabupaten/kota berstatus zona oranye

Meski demikian, pembelajaran tatap muka di sekolah belum bisa dilakukan untuk wilayah Tuban

"Untuk pembelajaran tatap muka di sekolah belum bisa dilakukan," kata Bupati Tuban, Fathul Huda, Minggu (28/2/2021). 

Dia menjelaskan, pembelajaran tatap muka akan dilakukan dengan mengikuti perkembangan dari pusat. 

Baca juga: Viral Detik-detik Truk Trailer Hantam Rumah di Tuban Gara-gara Diadang Anak Punk yang Mau Menumpang

Baca juga: Ban Truk di Tuban Meledak Saat Akan Dipasang, Satu Nyawa Melayang, Kernet Luka-luka

Jika pada saatnya nanti sudah diperbolehkan, maka pembelajaran bisa dilakukan dengan mengikuti ketentuan atau aturan terbaru. 

Jadi untuk saat ini, pembelajaran masih dilakukan secara online atau daring mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

"Untuk saat ini pembelajaran masih daring, yang jelas untuk tatap muka masih menunggu arahan atau petunjuk dari pusat," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, saat ini Kabupaten Tuban telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro tahap dua. 

Baca juga: Imbas Terpaan Pandemi Covid-19, Pendapatan Sektor Pajak di Tuban Menurun 17 Persen

Baca juga: Evaluasi Dua Pekan PPKM Mikro di Tuban, Kapolres: Grafik Kasus Covid-19 Menunjukkan Penurunan

PPKM Mikro mengatur kegiatan resepsi hajatan, seni budaya, hiburan, usaha makanan dan minuman, seperti warung, kafe, restoran, hotel, serta pengelolaan destinasi wisata. 

Untuk sektor usaha makanan dan minuman yang melayani makan di tempat dilakukan pembatasan maksimal 50 persen dari kapasitas tempat hingga pukul 21.00 WIB. 

Berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban, jumlah kumulatif telah mencapai 3217 kasus pada Sabtu (27/2/2021). 

Jumlah tersebut dengan rincian, sembuh 2722 orang, dirawat 152 orang, dan meninggal 343 orang.

Kini, Tuban masih berstatus zona oranye penyebaran virus Corona.

Baca juga: Dinsos Buka Data Penerima Bansos di Kampung Miliarder Tuban, Jumlah Bantuan Capai Seribu Lebih

Baca juga: Kebakaran Pasar Kepoh Bojonegoro Hingga Melahap Habis 350 Kios Diduga Akibat Korsleting Listrik

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved