Breaking News:

Kejar Target Pembelajaran Tatap Muka, Percepat Vaksinasi Untuk Guru di Trenggalek

Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah memulai vaksinasi untuk para guru dan tenaga kependidikan.

Surya/Aflahul Abidin
Vaksinasi untuk para tenaga pendidik di lingkup Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM,TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah memulai vaksinasi untuk para guru dan tenaga kependidikan.

Mereka memang telah masuk dalam salah satu sasaran penerima vaksin Covid-19 tahap dua ini.

Diharapkan, pemberian vaksin untuk seluruh guru dapat berlangsung cepat. Hal ini untuk memastikan kesiapan pembelajaran tatap muka yang sebelumnya telah direncanakan pemerintah pusat pada Juli 2021.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek Sunarya mengatakan, vaksinasi akan diberikan kepada seluruh pendidik tingkat PAUD, SD, hingga SMP baik negeri maupun swasta.

“Sudah mulai divaksin. Sudah ada sekitar 1.027 orang. Angka tersebut masih sebagian kecil dari pendidik, tenaga pendidikan, gurut tidak tetap, dan pegawai tidak tetap yang menmjadi sasaran vaksinasi di lingkup Disdikpora,” kata Sunarya.

Baca juga: Ibu Rumah Rangga di Magetan ini Sukses Budidaya Ikan Gurami

Baca juga: Mayat di Gorong-gorong Depan Masjid Ponorogo Dikenali Warga, Sudah Sepuh, Korban Hilang 11 Hari

Baca juga: Inilah 8 Nasehat KH Maimoen Zubair

Ia berharap, vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan bisa dipercepat. Dengan demikian, seperti target dari pemerintah pusat, pembelajaran tatap muka juga bisa digelar sesuai target Juli mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni menjelaskan, para guru memang telah masuk sebagai sasaran vaksinasi tahap dua.

Selain guru, ada juga petugas pelayanan umum, PNS, Polri, TNI, pedagang pasar, dan tukang ojek. Menurut Saeroni, total orang yang masuk dalam sasaran vaksin tahap dua sebanyak 18 ribu orang.

Ia menargetkan, vaksinasi tahap dua bisa berjalan cepat. Sehingga, pihaknya juga bisa lebih cepat untuk mempersiapkan vaksinasi tahap selanjutnya.

“Pokoknya kita target secepat-cepatnya. Soalnya nanti kalau tidak cepat, menghadapi vaksinasi untuk masyarakat umum bisa terlambat,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved