Breaking News:

Pamit ke Istri Pergi ke Kebun, Pria di Tuban Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk

Pamitan ke istri mau pergi ke kebun, pria di Tuban ditemukan tewas tergantung di dalam gubuk miliknya.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas kepolisian saat olah TKP gantung diri di sebuah gubuk di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban, Minggu (28/2/2021). 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Seorang pria ditemukan tewas tergantung di gubuk di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban, Minggu (28/2/2021) siang. 

Pria tersebut diketahui berinisial KAS (54), warga setempat. 

Sebelum meninggal, ia diketahui sempat pamit kepada istrinya untuk pergi ke kebun dengan mengendarai sepeda motor.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri mengatakan, korban ditemukan tewas di gubuk miliknya. 

Jenazah korban diketahui oleh Oga (23), warga setempat yang saat itu curiga dengan keberadaan motor korban, namun tidak ada orangnya. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Melandai, Pembelajaran Tatap Muka di Tuban Masih Tunggu Petunjuk Pusat

Baca juga: Viral Detik-detik Truk Trailer Hantam Rumah di Tuban Gara-gara Diadang Anak Punk yang Mau Menumpang

Oga memberanikan diri masuk ke gubuk.

Di sana, ia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung tali tampar plastik warna kuning, yang diikatkan di kuda-kuda gubuk.

"Saksi yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberi tahu warga sekitar, korban juga sempat pamit ke istrinya mau ke kebun," ujar AKP Yoan Septi Hendri saat dikonfirmasi. 

Perwira pertama itu menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan tim medis, kondisi korban ada bekas jeratan tali tampar di leher dan tidak ditemukan tanda kekerasan. 

Baca juga: Viral Warga Kampung Miliarder Tuban Borong Mobil, Auto2000 Klaim Punya Kontribusi Terbanyak

Baca juga: Imbas Terpaan Pandemi Covid-19, Pendapatan Sektor Pajak di Tuban Menurun 17 Persen

Menurut keterangan dari istri korban, KAS menderita sakit menahun. 

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut serta menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban. 

"Keterangannya korban sakit menahun, jadi semacam depresi. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved