Breaking News:

Gubernur Khofifah Akan Bantu Datangkan Eskavator untuk Keruk Sedimentasi Kalijompo Jember

Gubernur Jawa Timur mengajak Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wabup M Balya Firjaun Barlaman meninjau sungai Kalijompo usai sertijab di DPRD Kabupaten

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Fatimatuz Zahroh
Gubernur Khofifah saat tinjau Sungai Jompo di Jember 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Gubernur Jawa Timur mengajak Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wabup M Balya Firjaun Barlaman meninjau sungai Kalijompo seusai sertijab di DPRD Kabupaten Jember,  Selasa (2/3/2021). 

Pasalnya sungai Kalijompo merupakan salah satu sungai yang meluap pada akhir pekan lalu dan menyebabkan banjir di Kabupaten Jember

Dalam peninjauan itu Khofifah melihat bahwa kondisi Kalijompo memang mengalami sedimentasi berat.  

Oleh sebab itu setelah berkoordinasi dengan Bupati Hendi Khofifah menyampaikan bahwa Pemprov Jawa Timur siap mengirimkan eskavator untuk membantu Pemkab Jember mengatasi sedimentasi Kalijompo. 

Baca juga: Bupati Gresik Gus Yani Ikut Menolak Rencana Investasi Miras: Secara Moral Miras Tidak Baik

"Kita lihat bahwa masalahnya di sini adalah kaitannya dengan sedimentasi. Maka kita memang sangat banyak membutuhkan kerja kerja untuk mengeruk sedimentasi di sungai-sungai di Jatim. Termasuk di Jember ini. Maka kita segera kirim eskavator ke sini," kata Khofifah.

Pasalnya eskavator merupakan salah satu yang dibutuhkan dalam pengerukan Sungai Kalijompo di mana Pemkab masih membutuhkan sejumlah alat berat. Ditegaskan Khofifah eskavator itu akan dikirimkan dalam waktu dekat. 

Agar jika intensitas hujan tinggi turun di Jember, tak lagi menyebabkan banjir dan menyulitkan warga. 

Sebagaimana diketahui bahwa banjir menggenang Jember pada Sabtu (27/2/2021). Ada tiga sungai yang meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. 

Sungai Kalijompo melupas dan merendam Kecamatan Kaliwates, Kecamatan Patrang, Kecamatan Sukorambi. Kemudian untuk Sungai Dinoyo merendam Kecamatan Rambipuji. Dan Sungai Petung merendam Kecamatan Bangsalsari. 

Banjir tersebut menyebabkan 155 unit rumah terdampak, 4 tempat ibadah terdampak, 1 unit rumah rusak ringan dan satu jembatan rusak berat. 

"Setelah kita kirimkan eskavator bukan berarti penanganan banjirnya selesai. Tapi juga nanti butuh plengsengan. Saya rasa tim dari Provinsi dari Sumber Daya Air akan segera melakukan pencocokan dengan tim Pemkab Jember," pungkas Khofifah. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved