Breaking News:

Jenazah Mr X Mengambang di Sungai Bengawan Madiun, Petugas Sempat Alami Kesulitan Saat Evakuasi

-Warga Desa Kartoharjo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur yang berdomisili disepanjang sungai Bengawan Madiun melaporkan adanya jenazah Mr X

TribunJatim.com/ Doni Prasetyo
Penemuan jenazah di Madiun 

Reprter: Doni Prasetyo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI -Warga Desa Kartoharjo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur yang berdomisili disepanjang sungai Bengawan Madiun melaporkan adanya jenazah Mr X mengambang di sepanjang sungai itu.

Laporan warga kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi langsung ditindak lanjuti tim BPBD bersama warga masyarakat setempat untuk mengevakuasi jenazah Mr X itu dari dalam sungai Bengawan Madiun untuk di identiffikasi dan visum di RSUD dr Soeroto, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Jenazah itu diketahui pertama kali oleh warga Desa Kartoharjo, Ngawi pertama kali saat jenazah mengambang mengikuti aliran sungai itu. Melihat ini, perangkat desa itu melapor ke BPBD dan Polisi, untuk proses evakuasi.

Mendengar laporan warga ini, tim BPBD melepaskan perahu karet bermesin yang diawaki enam personel dari BPBD mengevakuasi jenazah untuk diidentifikasi dan visum luar di tepian sungai Bengawan Madiun.

Baca juga: Genap Setahun Pandemi di Indonesia, Surabaya Catat Inflasi Tertinggi se-Pulau Jawa

Ciri ciri jenazah Mr X, diperkirakan berusia 55 tahun. Jenazah itu terlihat pertama kali sekitar pukul 10.30 an, detail jenazah belum diinformasikan pihak BPBD dan Kepolisian Resor Ngawi.

"Kami melihat jenazah itu, tapi tidak ada yang berani meraih jenazah itu, terlihat mengambang mengikuti derasnya aliran sungai Bengawan Madiun. Kalau jam-nya kira kira sekitar 10.30 an. Soalnya belum terdengar adzan Dhuhur,"kata Nugroho, salah seorang saksi mata warga Desa Kartoharjo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Senin (2/3).

Menurut Supriyanto, personil BPBD Kabupaten Ngawi, proses evakuasi mengalami kesulitan karena kedalaman sungai Bengawan Solo saat ini, karena itu penarikan jenazah MrX membutuhan waktu cukup memakan waktu lama.

"Sebetulnya begitu kami (BPBD) menerima laporan masyarakat, langsung meluncur dengan pengawalan jalan dari Kepoliasian Resor Ngawi,"kata Supriyanto.

Lamanya proses evekuasi, lanjut Supriyanto, karena derasnya aliran sungai dan kedalaman air sungai, jadi perlu ke ekstra hati hatian, karena itu proses evakuasi jenazah Mr X ke darat memakan waktu cukup lama.

"Saat ini sungai Bengawan Madiun airnya sangat dalam dan aliaran airnya sangat deras, kita perlu ke hati hatian agar semua tim evakuasi dari BPBD bisa selamat, dan jenazah berhasil kami evakuasi, kemudian menjalani identifikasi dan visum luar,"tandas Supriyanto.(tyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved