Breaking News:

Minta Jokowi Batalkan Piala Menpora 2021, Arema FC Tegaskan Agar IPW Tidak Provokasi

Arema FC secara menanggapi seruan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, yang meminta Presiden Jokowi, agar membatalkan turnamen.

Instagram.com/@aremafcofficial
Laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, Arema FC Vs Persebaya dipindah ke Blitar dan tanpa penonton. 

Reporter: Dya Ayu I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC secara cepat menanggapi seruan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, yang meminta Presiden Jokowi, agar membatalkan turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengaku menyayangkan pernyataan sikap IPW. Menurutnya, IPW tidak lah elok melakukan provokasi jelang bergulirnya turnamen pramusim yang telah lama ditunggu-tunggu.

"Ditengah kondisi sulit dan rumit sepak bola kita, harusnya IPW memberi solusi konstruktif kepada semua pihak, bukan memprovokasi apalagi mengancam pihak yang terkait sepakbola Indonesia," kata Sudarmaji, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Jelang Piala Menpora 2021, Arema FC Agendakan Laga Uji Coba Untuk Cek Kesiapan Pemain

Lebih lanjut, Sudarmaji menilai pernyataan IPW kurang bijak jika melihat fakta setahun ini kompetisi tidak berguli dan sangat berdampak kepada ribuan pelaku sepak bola nasional.

Bukan cuma pemain, pelatih, dan official tim saja, tapi berdampak hingga pelaku ekonomi yang bergantung kepada aktifitas sepak bola.

"Sosialisasi agar tidak datang ke stadion juga telah intensif dilakukan, Bahkan diatur dalam ranah regulasi pertandingan dimana diatur sanksi berat bagi klub dan fans yang melanggar," ujarnya.

Baca juga: Pelatih Kiper Arema FC Komentar Soal Keputusan Kurniawan Kartika Ajie Pisah Dengan Singo Edan

Karena itu, Sudarmaji berharap agar semua pihak termasuk IPW seharusnya bisa mendukung kembali bergeliatnya kompetisi sepak bola di Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Tujuannya yakni menjadikan simulasi pola hidup baru di segala aspek termasuk olahraga, dimana sepak bola menjadi salah satu aktifitas hiburan rakyat bisa tetap bergiat, namun dengan tetap menjalankan prokes," ujar Sudarmaji.

Baca juga: Resmi Pamit Dari Persebaya, Hansamu Yama: Izinkan Saya Untuk Kembali Menjadi Bonek

"Dari simulasi itu nantinya akan menjadikan dasar pijakan, bagaimana semua pihak bisa berdampingan menjalankan pola hidup sehat baru dengan tanpa mengorbankan aspek prestasi sepakbola kita," imbuhnya.

"Mari kita bersinergi bersama, menjaga bersama sepak bola kita ditengah pandemi, dengan saling percaya saling menjaga, agarsepakbola tetap hidup dan bergairah berdampingan dengan upaya kita melawan pandemi," tutup mantan wartawan itu

Baca juga: Barcelona Terpaksa Dukung Real Madrid, Jadi Siasat Demi Gelar Juara Liga Spanyol

Penulis: Dya Ayu
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved