Breaking News:

Soal Keluhan Guru Terkait Belajar Daring, DPRD Akan Keluarkan Rekomendasi pada Wali Kota Blitar

Soal keluhan guru terkait sistem pembelajaran daring, DPRD akan mengeluarkan rekomendasi pada Wali Kota Blitar.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Pembelajaran tatap muka yang di salah satu sekolah di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, 2020. 

Reporter: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi mengaku sudah menerima keluhan dari para guru soal sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online. 

Komisi I akan menyampaikan keluhan para guru ke pimpinan DPRD agar membuat rekomendasi kepada Wali Kota Blitar untuk segera menerapkan pembelajaran tatap muka kembali. 

Said Novandi mengatakan, komisi I menerima keluhan dari para guru saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah SMPN di Kota Blitar pada Senin (1/3/2021) dan Selasa (2/3/2021). 

Para guru menyampaikan keluhan soal sistem pembelajaran daring kepada komisi I. 

"Para guru mengaku sangat kesulitan dengan sistem belajar daring. Para guru tidak bisa mengawasi siswa secara langsung," kata Said Novandi, Rabu (3/3/2021). 

Baca juga: Keluhkan Pembelajaran Daring, Guru Kota Blitar Berharap Belajar Tatap Muka Bisa Digelar Secepatnya

Baca juga: DPUPR Butuh Rp 7 M untuk Perbaikan Kerusakan Infrastruktur Akibat Banjir yang Terjang Kota Blitar

Untuk itu, kata Said Novandi, hasil kunjungan kerja itu akan disampaikan ke pimpinan DPRD. 

Komisi I meminta pimpinan DPRD mengeluarkan rekomendasi kepada Pemkot Blitar untuk segera menerapkan kembali pembelajaran tatap muka. 

Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi, Rabu (3/3/2021).
Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi, Rabu (3/3/2021). (TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI)

"Kami berharap pembelajaran tatap muka bisa diterapkan kembali meski dengan protokol kesehatan secara ketat," katanya. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Samsul Hadi mengatakan, masih menunggu kebijakan dari wali kota terkait penerapan pembelajaran tatap muka. 

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Blitar, Belasan Pohon Tumbang Timpa Toko Hingga Musala

Baca juga: Densus 88 Tangkap 2 Orang Terduga Teroris di Gurah Kediri Amankan Senjata Tajam dan Buku Panduan

Menurutnya, Dinas Pendidikan sudah pernah melakukan simulasi pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona) secara ketat. 

Tetapi, pelaksanaan pembelajaran tatap muka belum bisa direalisasikan karena perkembangan kasus Covid-19 masih tinggi. 

"Untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus ada rekomendasi dari Satgas Covid-19 dan wali kota," katanya. 

Baca juga: Sertijab Bupati Ponorogo Sugiri Digelar 4 Maret, Sampaikan Pidato Pertama di Depan Gubernur Khofifah

Baca juga: Wali Kota Sutiaji Tanda Tangani Komitmen Pembangunan Mal Pelayanan Publik di Kota Malang

Samsul berharap setelah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua kepada para guru dan tenaga kependidikan, ada kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait pembelajaran tatap muka

"Sebenarnya, sekolah sudah siap dengan sarana prasarana pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved